Warga Tiga Desa di Tabanan Dukung KBS-Ace

oleh
Warga tiga desa di Kecamatan Kediri menyatakan dukungannya terhadap paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (KBS-Ace), Jumat (17/2/2018). (Ist)
banner 300250

Tabanan, suarabali.com – Dukungan terhadap pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (KBS-Ace) terus mengalir. Jumat (17/2/2018), misalnya, warga tiga desa di Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, menyatakan dukungannya untuk paslon KBS-Ace.


Dukungan warga Desa Kaba-Kaba, desa Cempaka, dan Desa Nyambu tersebut disampaikan saat bertemu Ketua DPC PDI Perjuangan Tabanan, Komang Gede Sanjaya, di Desa Kaba-Kaba.

Dalam pertemuan yang berlangsung akrab itu, Sanjaya yang merangkap sebagai Ketua Tim Pemenangan KBS Ace di Kabupaten Tabanan, menyampaikan gagasan dan visi KBS-Ace dalam membangun Bali kedepan.

Sanjaya mengatakan Bali membutuhkan pemimpin yang berkomitmen kuat dalam menjaga adat, budaya, dan memperkuat lembaga-lembaga adat. “KBS-Ace berpijak dengan konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali, dalam memelihara, menjaga keseimbangan alam, manusia, dan budaya di Bali, ” tutur Sanjaya.

Untuk itu,  Sanjaya memohon doa restu dan dukungan dari masyarakat Tabanan dalam Pemilihan Gubernur Bali yang akan dihelat pada 27 Juni 2018.

Figur KBS-Ace di mata masyarakat, menurut Sanjaya, dinilai cukup mengayomi dan senantiasa dekat dengan rakyat.

Sementara Ketua PAC PDI Perjuangan Kediri, I Gusti Putu Sarjana mengungkapkan pertemuan simakrama ini menjadi awal kebangkitan bagi Kecamatan Kediri dalam menyambut KBS-Ace. “Kami yakin,  figur KBS-Ace bisa membawa Bali ke arah yang lebih baik lagi kedepannya,” ujar tokoh masyarakat Desa Cempaka ini.

Salah seorang warga Desa Kaba-Kaba menyampaikan sosok KBS sudah cukup dikenal luas masyarakat Bali hingga tingkat nasional.  Sebab,  KBS merupakan wakil  rakyat Bali di DPR RI selama tiga periode.

Suasana kekeluargaan terjalin dalam pertemuan yang dihadiri tokoh masyarakat , tokoh adat, dan tokoh masyarakat lainnya.  Seruan “salam satu jalur” hingga KBS-Ace Menang terus membahana selama berlangsungnya kegiatan. (Sir)