Wakapolda Bali Buka Lokakarya Penanggulangan Ancaman Terorisme

oleh
Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Wayan Sunartha membuka lokakarya tentang Perencanaan dan Penilaian Ancaman Terorisme di Swiss-Belresort Watu Jimbar, Selasa (13/11/2018). (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Wayan Sunartha membuka pelaksanaan lokakarya tentang Perencanaan dan Penilaian Ancaman Terorisme (Counter Terorism Planning and Asessment Workshop) di Swiss-Belresort Watu Jimbar, Sanur, Denpasar, Selasa (13/11/2018). Lokakarya ini dihadiri peserta perwakilan dari masing-masing satuan kerja Polda Bali.

Saat membuka kegiatan tersebut, Brigjen Pol. I Wayan Sunartha mengatakan konsep soft approach saat ini penting dilakukan dalam menghadapi kelompok teroris. “Melakukan pendekatan-pendekatan lembut. Jadi, tidak semata-mata menggunakan hard approach,” katanya.

Itu sebabnya, kata Wakapolda, perlu kerja sama instansi pemerintah dan masyarakat secara berkelanjutan untuk menciptakan kultur yang baik agar tercipta tatanan masyarakat yang siaga terorisme. Instansi terkait dan masyarakat juga diharapkan peduli dengan lingkungan di sekitarnya.

“Tentu hal ini akan membantu menutup kesempatan berkembangnya jaringan dan ancaman dari terorisme,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Wakapolda mengucapkan terima kasih kepada JCLEC (Jakarta Centre For Law Enforcement Cooperation) dan pemerintah Inggris yang telah menyelenggarakan pelatihan ini.

“Semoga kegiatan ini berjalan dengan baik serta dapat dilaksanakan secara kontinyu demi meningkatkan kemampuan personel Polri,” imbuhnya. (*)