Wacana ‘Nyepi Desa Adat’ Bukan Kewenangan Pemerintah Daerah

oleh
Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra. (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra mengatakan Pemprov Bali tidak punya kewenangan untuk menetapkan kebijakan terkait hal-hal yang berkenaan dengan ritual keagamaan, tradisi, yadnya maupun pelaksanaan tradisi di wilayah desa adat.


“Itu bukan wilayah kewenangan dari Pemerintah Provinsi Bali dan juga bukan kewenangan dari Gubernur selaku Kepala Pemerintah Daerah,” kata Dewa Made Indra dalam siaran persnya, Selasa (7/4/2020).

Dewa Indra menyampaikan pernyataan itu terkait ramainya diskusi dan pendapat di media cetak maupun media online tentang wacana ‘Nyepi Desa Adat’ yang akan dilaksanakan pada tanggal 18, 19, dan 20 April 2020.

Menurut dia, Pemprov Bali sangat memahami ide maupun gagasan ‘Nyepi Desa Ada’t yang dikaitkan dengan upaya-upaya penguatan pencegahan COVID-19 yang dihubungkan dengan tradisi yang dimiliki masyarakat Bali, yaitu Nyepi.

Begitu pula dengan banyaknya muncul di media pemikiran maupun penjelasan yang bernada kurang setuju dengan wacana tersebut dengan argumen masing-masing, baik dari sisi agama, hukum, sosial, ekonomi, dan lain sebagainya.

“Dalam hal ini Pemprov Bali sangat memahami munculnya pandangan berbeda tersebut. Menyadari ini bukan kewenangan dari Pemerintah Daerah maupun Gubernur, Pemprov Bali telah menyampaikan hal ini kepada Ketua PHDI dan juga Majelis Desa Adat untuk dilakukan pembahasan,” ungkapnya.

Dewa Indra juga menegaskan, jika seandainya keputusan dari paruman menyetujui pelaksanaan “Nyepi Desa Adat’ maka Pemprov Bali akan memfasilitasi supaya pelaksanaannya berjalan baik dan tertib dengan mempertimbangkan aspek kesehatan, ketersediaan pangan, keamanan, dan lain sebagainya.

Pemprov Bali, kata dia, telah meminta PHDI agar apapun yang menjadi keputusan disampaikan kepada pemerintah, sehingga pemerintah memilki waktu yang cukup untuk berkoordinasi dengan instansi pemerintah di tingkat kabupaten/kota. (*)