Wabup Badung: Generasi Muda Harus Pegang Teguh Budaya

oleh
Pertunjukan seni mewarnai HUT ke-19 Sekaa Teruna Werdi Stiti di Banjar Sayan Tua, Desa Bongkasa, Kecamatan Abiansemal, Badung, Selasa (20/2/2018). (Ist)
banner 300250

Badung, suarabali.com – Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa mengatakan generasi muda yang menjadi harapan bangsa haruslah memiliki jatidiri dan kepribadian unggul dengan memegang teguh nilai-nilai kearifan lokal sebagai benteng dalam menghadapi tantang global.

“Generasi muda agar senantiasa mempersiapkan diri sebaik-baiknya dalam menghadapi persaingan global yang kini terjadi,” kata Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa saat menghadiri HUT ke-19 Sekaa Teruna Werdi Stiti di Sekaa Teruna Werdi Stiti, Banjar Sayan Tua, Desa Bongkasa, Kecamatan Abiansemal, Badung, Selasa (20/2/2018).

Dalam acara yang meriah dan kerap diramaikan dengan seruan “Salam Satu Jalur” itu, Suiasa memberikan sambrama wacana yang dihadiri generasi muda dan tokoh adat maupun masyarakat lainnya.

Dalam acara atraksi seni budaya, salah satunya adalah Tarian Janger Salam Satu Jalur yang dipentaskan Ibu- Ibu PKK Banjar Sayan Tua, sehingga menjadi suguhan tersendiri bagi masyarakat.

“Bekali diri dengan peningkatan kompetensi, keterampilan, wawasan, serta penguasaan teknologi adalah menjadi suatu keharusan dan tuntutan peradaban dalam dunia persaingan,” tutur Suiasa.

Tak lupa, Suiasa mengingatkan, memproteksi diri dengan menumbuh-kembangkan sikap mental, jatidiri yang teguh berlandaskan budaya dan kepribadian bijaksana.

Hal itu tidak boleh terkikis pada jiwa generasi muda. Bahkan, itu menjadi benteng dan filter, sehingga memiliki ketahanan diri yang tidak mudah tergerus oleh pengaruh-pengaruh  budaya luar yang tidak relevan dengan budaya Bali atau Indonesia.

Acara peringatan hari ulang tahun tersebut tidak hanya dihadiri anggota sekaa teruna, tapi juga seluruh PKK dan kerama banjar yang diperkirakan mencapai seribuan orang.

Di tengah kesemarakan acara tersebut, Kelian Sekaa Teruna Made Astawa menyatakan kesiapan Sekaa Teruna Werdi Stiti untuk memenangkan pasangan calon yang diusung PDI Perjuangan, I Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Koster- Ace) atau pasangan nomor no urut 1.

Pernyataan Kelian Sekaa Teruna itu diamini dengan suara serempak oleh seluruh krama banjar dan PKK yang juga menyatakan kesiapan memilih dan memenangkan Koster- Ace dengan target suara minimal 90 persen.

Dalam laporannya, Kelian Sekaa Teruna Werdi Stiti I Made Astawa menyatakan, dalam perjalanan organisasnya selama satu tahun ini, sudah berupaya bersama banjar dan prajuru desa adat untuk menjadi pengabih dan menjadi pelopor dalam pelestarian adat, budaya, dan seni.

“Pada saatnya nanti, ketika sudah berada dalam tahapan hidup grahasta sudah memiliki pengetahuan dan pengalaman dasar berkaitan dengan nilai-nilai adat, dresta, seni, dan budaya yang sesuai dengan kearifan desanya dan potensi tradisi desa bongkasa,” sambungnya.

Turut hadir dalam ulang tahun tersebut, Camat Abiansemal, Perbekel, dan Kelian Adat Desa Bongkasa, Wakil Ketua DPC PDI Perjuanga Badung, I Bagus Alit Sucipta, serta tokoh-tokoh masyarakat lainnya.  (Sir)