Tokoh Masyarakat Klungkung Tolak Ajakan People Power

oleh
I Wayan Sutena. (ist)
banner 300250

Klungkung, suarabali.com – Bedesa Alit Majelis Desa Pakraman Kecamatan Klungkung yang juga Ketua Forum Pembaruan Kebangsaan Kabupaten Klungkung menolak gerakan people power atau ajakan pengerahan masa untuk menggulingkan pemerintahan yang sah. Sebab, hal itu dianggap memecah-belah bangsa.

“Saya selaku Bendesa Alit Majelis Desa Pakraman Kecamatan Klungkung dengan tegas menolak ajakan pengerahan massa atau people power ataupun menolak hasil Pemilu 2019. Kita mengajak masyarakat dapat menerima dan tetap mendukung hasil keputusan yang diberikan dari KPU,” kata I Wayan Sutena, Bedesa Alit Majelis Desa Pakraman Kecamatan Klungkung yang juga Ketua Forum Pembaruan Kebangsaan Kabupaten Klungkung, Jumat (17/5/2019).

Sebagai umat beragama,  Wayan Sutena berharap rakyat Indonesia, khususnya masyarakat Klungkung, tetap menjaga kedamaian dan perdamaian antar umat beragama serta menjaga kedaulatan bangsa agar tidak terpecah-belah.

“Kita mengajak masyarakat agar tetap terus menjaga kedamaian maupun perdamaian kebersamaan dalam menjaga kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia,” ucapnya.

Menurut dia, saat ini masyarakat Klungkung sudah menerima semua hasil keputusan yang disampaikan oleh KPU.

“Saat ini masyarakat Kabupaten Klungkung sudah menyadari atas kekalahan maupun kemenangan dari Pilpres 2019 tersebut. Semoga kita terus menjaga kedamaian dan persatuan bangsa Indonesia,” ujarnya. (*)