Terkait Pilkada Serentak, Kapolda Bali Minta Jajarannya Jaga Netralitas Polri

oleh
Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus R. Golose saat memimpin upacara bendera Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Iptu S. Soetardjo, Mako Brimob, Tohpati, Denpasar, Senin (17/2/2020). (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus R. Golose meminta jajarannya menjaga netralitas institusi Polri dalam gelaran Pilkada Serentak di enam wilayah di Provinsi Bali. Kapolda Juga meminta jajarannya meminimalisasi  berbagai potensi gangguan dan menjadi cooling system pada setiap tahapan pelaksanaan Pilkada.


Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus R. Golose menyampaikan hal itu saat menjadi inspektur upacara dalam Upacara Bendera Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Iptu S. Soetardjo, Mako Brimob, Tohpati, Denpasar, Senin (17/2/2020). Upacara ini juga dihadiri Wakapolda Bali Brigjen. Pol. I Wayan Sunartha, Irwasda Polda Bali Kombes. Pol. I Nyoman Sumanajaya, dan seluruh Pejabat Utama Polda Bali.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Bali juga menyinggung kalender Kamtibmas tahun 2020. Polda Bali, kata dia, akan disibukan dengan berbagai pengamanan. Satu di antaranya Pilkada Serentak tahun 2020 dimana Polri menjadi leading sector pengamanan kegiatan tersebut. Ada enam wilayah Polda Bali yang melaksanakan Pilkada, yaitu Kota Denpasar, Kabupaten Jembrana, Kabupaten Tabanan, Kabupaten Bangli, Kabupaten Kangasem, dan Kabupaten Badung.

“Kepada seruruh personel Polda Bali dan jajaran agar meminimalisir potensi-potensi gangguan yang mungkin terjadi, serta diharapkan seluruh jajaran mampu menjadi cooling system pada setiap tahapan pelaksanaan Pilkada, serta menjaga netralitas institusi Polri,” ucapnya.

Golose juga mengatakan Upacara Bendera Hari Kesadaran Nasional bukan sekadar rutinitas biasa, melainkan salah satu upaya menggelorakan semangat pengabdian dalam rangka memupuk disiplin, jiwa korsa dan loyalitas serta kebersamaan sebagai personel Polri.

Selain itu, Golose juga menyinggung restorasi dan moderenisasi Mako Polda Bali telah diresmikan pada 14 Februari 2020. Dalam kurun waktu 30 tahun, kata dia, akhirnya terwujud Mako Polda Bali dengan tampilan yang megah dan reprensentatif sebagai kantor untuk pelayanan kepada masyarakat. “Seluruh personel wajib mejaganya,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Kapolda juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel Polda Bali atas kerja kerasnya dalam pengamanan kegiatan Bali Bhayangkara Medco Valentine Eco Run 2020 yang berjalan lancar dan kondusif. Dia berharap kegiatan tersebut dapat membangkitkan gairah pariwisata Bali. (*)