Tak Untungkan Petani Tembakau, Pemerintah Akan Hentikan Peredaran Vape

oleh
Rokok elektrik. (Foto Ist)
banner 300250

Jakarta, suarabali.com – Anda penggemar rokok elektrik atau vape, atau bagi anda selaku pengusaha rokok elektrik, saat ini harus bersiap-siap. Pasalnya, pemerintah dalam hal ini Kementerian Perdagangan akan bertindak tegas mengatur peredaran rokok elektrik atau vape di Indonesia.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, peredaran rokok elektrik tidak memberikan keuntungan bagi Indonesia, karena tidak memberikan dampak kesejahteraan bagi petani tembakau.

“Siapa yang tahu isinya ganja atau bukan. Di negara maju itu malah lebih ekstrim dilarang,” kata Enggartiasto, Sabtu (18/11/2017) di Tangerang.

Untuk itu Enggar mengaku tidak akan segan-segan untuk menangkap para pedagang yang masih memasukkan produk rokok elektrik ke Indonesia.

“Ya tangkap saja (kalau masih masuk). Jadi para perokok elektrik berubahlah jadi perokok biasa,” kataya.

Dia menyebutkan, pihaknya akan mencantumkan persyaratan peredaran rokok elektrik tersebut masuk dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) terkait hal ini.

“(Rokok elektrik) hanya boleh beredar, dan impor kalau ada rekomendasi dari Menkes, BPOM, Menperin dan dapat SNI. Nah itu panjang, dan kelihatannya 20 tahun-30 tahun enggak keluar izinnya,” ujar Mendag. (Tjg)