Rizieq Shihab Mau Hadiri Reuni Alumni 212 Jika Kasusnya Dihentikan Polisi

oleh
banner 300250

Jakarta, suarabali.com – Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab akan hadir pada acara reuni alumni 212 di Jakarta, jika kasusnya dihentikan oleh polisi.

Humas Reuni Alumni 212 Novel Bamukmin seperti dikutip dari CNNIndonesia.com mengatakan, ada kemungkinan bahwa Rizieq Shihab akan hadir dalam acara Reuni Alumni 212 jika ada jaminan dari kepolisian untuk menghentikan kasusnya.

“Kalau dibilang rencana (pulang) iya beliau rencana mau hadir asalkan Polri memberikan SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan) dan jamin keamanannya maka Habib Rizieq secepat kilat akan meluncur ke Indonesia,” kata Humas Reuni Alumni 212 Novel Bamukmin, Kamis (27/11).

Menurut Novel, beberapa ulama nasional dan tokoh nasional juga sedang mengupayakan untuk meminta jaminan dari polisi.

Rizieq akan datang bila Polri sudah mengeluarkan pernyataan untuk siap menjamin keselamatan Habib Rizieq.

“Secara resmi saya belum dapat (jaminan) namun pernyataan kalau enggak salah Kapolda akan menjamin keselamatan Habib Rizieq,” ujarnya.

Novel menjelaskan, sebelum reuni, alumni 212 juga akan menggelar Kongres Nasional Alumni 212 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, 30 November -1 Desember 2017.

Tujuan umum diadakannya Kongres Nasional Alumni 212, kata Novel, untuk menghimpun kembali kekuatan umat Islam dalam berbagai aspek, juga mengingatkan kembali akan indahnya semangat kebersamaan dan persatuan.

“Tujuan khususnya konsolidasi internal seluruh elemen yang tergabung didalam Presidium Alumni 212.,” kata Novel.

Kongres, menurut Novel, juga akan menyikapi kondisi politik, sosial, hukum dan berbagai perkembangan terkini di Indonesia saat ini.

“Semua anak bangsa harus tahu, bahwa dewasa ini kita masalah dan ancaman dihampir semua kehidupan.Tidaklah mungkin permasalah-permasalahan itu bisa diselesaikan oleh sebagian kelompok saja,” kata dia.

Novel menambahkan, generasi umat Islam harus ambil peran dan memahami permasalahan yang kita hadapi secara sungguh-sungguh akan nasib bangsa dan umat Islam dimasa-masa yang akan datang. (Tjg)