Ratusan Pengendara Terjaring Razia di Depan Mapolda Bali

oleh
Polisi gelar Operasi Zebra Agung 2019 di depan Mapolda Bali, Jalan Supratman, Denpasar, Rabu (23/10/2019). (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Hari pertama kegiatan Operasi Zebra Agung 2019 diadakan di Jalan Supratman, tepatnya di depan Mapolda Bali, Denpasar, Rabu (23/10/2019) hingga pukul 16.00 WITA.

Dari ratusan pengendara motor yang terjaring razia, polisi mengamankan 37 STNK, 12 SIM, dan 7 unit sepeda motor yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan. Dalam razia ini, Polda Bali menerjunkan personel gabungan dari fungsi Lalu Lintas, Samapta, Propam, Intelkam, TI Pol, Dokkes, dan Humas Polda Bali.

Operasi Zebra Agung 2019 kali ini menyasar pelanggar, yaitu tidak membawa STNK, SIM, tidak menggunakan helm, melawan arus, menggunakan HP saat berkendara, berkendara di bawah pengaruh alkohol, melebihi batas kecepatan maksimum, pengendara dibawah umur, tidak menggunakan safety belt, dan kendaraan yang menggunakan lampu rotator yang tidak sesuai.

Kasatgasda Kompol Ni Made Mutriah Astuti mengatakan kegiatan Operasi Zebra Agung 2019 mengedepankan penegakan hukum secara humanis diimbangi dengan kegiatan preemtif dan preventif untuk menciptakan Kamseltibcarlantas pasca pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024.

Dia menegaskan bahwa Polda Bali tidak pilih kasih dalam menindak pengendara yang melakukan pelanggaran, terutama yang tidak menggunakan helm. “Razia di Jalan WR Supratman, kita menindak 56 pelanggar, dominan tanpa SIM dan STNK,” terang Kompol Ni Made Mutriah Astuti selaku Kasubsatgas Dakgar.

“Selain memberi tilang, kami juga memberi teguran simpatik kepada pengendara yang kedapatan menggunakan headshet dan memberikam imbauan betapa pentingnya keselamatan berlalu lintas,” katanya. (*)