Puluhan Mahasiswa Papua Unjuk Rasa di Simpang Bundaran Renon

oleh
Polisi mengawal aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Papua di Simpang Bundaran Renon, Denpasar, Jumat (25/5/2018). (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) berunjuk rasa di Simpang Bundaran Renon, Denpasar, Jumat (25/5/2018). Mereka berorasi berorasi menuntut hak menentukan nasib sendiri solusi demokratis bagi rakyat Papua.

Unjuk rasa AMP yang berjumlah 26 orang itu dipimpin Natalis Abe selaku kordinator lapangan. Aksi tersebut sempat menarik perhatian warga yang melintas di jalan tersebut.

Akibat aksi demo tersebut, petugas terpaksa mengalihkan arus lalu lintas. Pengendara dari arah Jalan Raya Puputan, Renon atau dari arah barat ke timur dan hendak berbelok ke arah Jalan Hayam Wuruk dialihkan ke Jalan Hangtuah, Sanur.

“Petugas melakukan pengaturan lalu lintas. Untuk sementara arus dialihkan ke Jalan Hangtuang,” kata Kasinego Subdit Dalmas Dit Sabhara Polda Bali Kompol I Gusti Made Rai Sukawana, yang memimpin pengamanan aksi unjuk rasa tersebut.

Selain mengalihkan arus lalu lintas, Sukawana mengatakan pihaknya juga melakukan pengamanan secara terbuka dan tertutup untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Personel melakukan pengamanan ketat di lokasi. Kami juga mengerahkan mobil dalmas dan satu mobil water canon,” ungkapnya. (*/Sir)