Polisi dan TNI Ini Berjibaku Evakuasi Wanita yang Melahirkan Prematur

oleh
Aiptu I Nyoman Sueca dan Sertu I Made Suda menandu Ni Luh Suriani melewati perbukitan menuju jalan raya. (Ist)
banner 300250

Karangasem, suarabali.com – Aksi anggota Polri dan TNI ini patut diacungi jempol. Kedua aparat itu berjibaku melewati medan yang sulit untuk mengevakuasi seorang wanita, Ni Luh Suriani (38), yang baru melahirkan prematur di rumahnya di Dusun Dukuh, Sibetan, Bebandem, Kabupaten Karangasem, Bali, Kamis (17/5/2018).

Kedua aparat itu diketahui bernama Aiptu I Nyoman Sueca (anggota Bhabinkamtibmas Desa Sibetan) dan Sertu I Made Suda (anggota Babinsa).

Usia kandungan yang baru tujuh setengah bulan membuat kondisi istri dari I Wayan Suartana (40) dan bayi yang dilahirkan sangat lemah. Sehingga perlu segera mendapat penanganan medis yang lebih intensif.

Lantaran lokasi rumahnya terpencil dan jauh dari jalan raya, maka proses evakuasi dilakukan dengan cara ditandu sejauh 4 kilometer melewati perbukitan di Dusun Dukuh, Sibetan.

Aiptu I Nyoman Sueca menceritakan, awalnya Ni Luh Suriani merasakan sakit perut dan merasa badannya tidak enak. Lantaran kondisi tersebut tidak seperti biasanya, dia memanggil mertuanya untuk menghubungi bidan di Desa Sibetan melalui telepon seluler.

Melihat kondisi sang ibu yang terus berteriak kesakitan, bidan tersebut langsung memberikan pertolongan. Proses persalinan yang melahirkan bayi laki-laki seberat 1,8 kilogram itu berjalan normal dan lancar.

“Setelah mendapat informasi dari Puskesmas Bebandem untuk bantuan evakuasi, karena akan dirujuk ke RSU Karangasem, saya bersama Babinsa langsung menuju ke lokasi (rumah Ni Luh Suriani),” kata Aiptu I Nyoman Sueca, Jumat (18/5/2018).

Sementara Sertu I Made Suda mengatakan proses evakuasi itu merupakan bukti nyata bahwa totalitas dan sinergitas TNI-Polri tidak perlu diragukan lagi, terlebih untuk membantu kesulitan yang dihadapi masyarakat.

“Sinergitas TNI-Polri tidak hanya di kalangan atas, tapi juga terjadi di tingkat bawah,” tegasnya. (*/Sir)