Peringati Hari Ibu, PKK Kota Denpasar Gelar Gerak Jalan Keluarga Sehat dan Bahagia

oleh
PKK Kota Denpasar menggelar gerak jalan keluarga sehat dan bahagia dengan start di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung, Jumat (6/12/2019). (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Ratusan anggota PKK Kota Denpasar mengikuti gerak jalan keluarga sehat dan bahagia. Kegiatan untuk memeringati Hari Ibu tahun 2019 ini dilepas oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. IA Selly Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Ketua PKK Kota Denpasar Ny. Antari Jaya Negara di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung, Jumat (6/12/2019).

Para peserta tampak bersemangat dan bahagia. Sebelum jalan santai dimulai, para peserta lebih dulu mengikuti kegiatan senam bersama.

Gerak jalan keluarga sehat dan bahagia ini mengambil start di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung di Jalan Veteran menuju Jalan Kedodong, Jalan Belimbing, Jalan Durian, Jalan Kaliasem dan kembali ke Lapangan Puputan Badung Gusti Ngurah Made Agung.

Menurut Ny. Selly, pihaknya rutin mengadakan berbagai kegiatan untuk memeringati Hari Ibu. Khusus untuk tahun ini, peringatan Hari Ibu mengambil tema: Perempuan Berdaya Indonesia Maju.

Seharusnya kegiatan tersebut digelar secara serentak  i seluruh Indonesia pada 7 Desember 2019. Karena pada hari tersebut merupakan Hari Raya Saraswati, maka khusus di Kota Denpasar pelaksanaannya dimajukan pada 6 Desember 2019.

Meski demikian, Ny. Selly berharap PKK Kota Denpasar tetap semangat dan bahagia. “Sebagai seorang ibu dan kader PKK, kita harus tetap bersemangat dan bahagia untuk memberdayakan perempuan serta mampu membantu masyarakat, terutama dalam hal keluarga, perempuan, dan anak,” katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, peringatan Hari Ibu setiap tahun menunjukan bahwa kaum perempuan Indonesia telah menempuh jalan panjang dalam mewujudkan peranan dan kedudukannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara menuju kemerdekaan Indonesia yang aman, tenteram, damai serta adil dan makmur.

”Dalam momentum untuk merenungkan peranan dan kedudukan yang menggambarkan semangat nasionalisme perempuan berdaya untuk Indonesia maju,” ujarnya. (*)