Nyepi Jadi Topik Bahasan di Podium Bali Bebas Bicara

oleh
Gubernur Bali Made Mangku Pastika. (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengajak umat Hindu agar memaknai pelaksanan Catur Brata penyepian dengan sebaik-baiknya. Perayaan Nyepi hendaknya dimaknai sebagai momentum untuk instrospeksi diri dan meredam hawa nafsu.

“Dengan demikian, di Tahun Saka yang baru ini kita akan bisa menjadi seseorang yang lebih baik dari tahun sebelumnya,” tutur Pastika dalam orasinya di  Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja (PB3AS) di Lapangan Niti  Mandala, Renon, Minggu (11/3/2018).

Sementara Kabid Urusan Agama Hindu Kanwil Kementrian Agama Bali, Made Jendra, juga membicarakan perayaan Hari Raya Nyepi yang tahun ini berbarengan dengan Hari Suci Saraswati.

Dalam orasinya, Made Jendra menyampaikan bahwa Hari Raya Nyepi tahun ini sangat spesial, karena berbarengan dengan Hari Saraswati, yang mungkin saja terjadi dalam ratusan tahun sekali.

Untuk itu, Made Jendra mengajak seluruh umat Hindu untuk melaksanakan Catur Brata penyepian dengan sebaik-baiknya dan persembayangan Saraswati dilaksanakan sebelum pukul enam pagi sebagaimana edaran yang telah disampaikan.

Hal senada disampaikan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bali AA Gede Geriya. Dia juga mengajak masyarakat, khususnya umat Hindu, untuk melaksanakan Hari Raya Nyepi sekaligus Saraswati dengan mematuhi pedoman yang ada. Sehingga, pelaksanan Nyepi sekaligus Saraswati dapat berjalan lancar.  (Sir)