Modus Tanam Saham, Polisi Gadungan Ini Tipu Korban Rp 120 Juta

oleh
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Kasus penipuan membawa-bawa institusi Polri kembali terjadi di Denpasar. Kali ini pelakunya bernama M. Zikri Rifannsyah.

Pria berusia 52 tahun ini mengaku polisi berpangkat AKP. Berlagak seperti polisi sungguhan, Zikri sukses menipu SU (57) hingga Rp 120 juta. Modusnya, Zikri mengaku mampu menanamkan saham di Koperasi Polda Bali.

“Padahal, pelaku bukan polisi. Dia bekerja sebagai pedagang nasi campur,” kata  Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan kepada wartawan, Jumat (22/2/2019).

Ruddi menjelaskan, Zikri mengenal korban justru di tempat usaha korban di Jalan Danau Tempe, Denpasar Selatan.

Zikri mengajak korban menanam modal di Koperasi Polda Bali dengan janji akan mendapat bunga sebesar 10% setelah 3 bulan. Korban tertarik dan menyerahkan uang Rp 30 juta

Tak lama kemudian, Zikri   kembali menawari korban untuk membeli lelang barang di Polda Bali secara bertahap hingga mencapai Rp 120 juta. Namun,  sejak 2 Februari 2018 hingga sekarang, korban tidak mendapatkan barang tersebut sampai akhirnya korban melapor ke polisi.

“Korban sempat mengecek ke Polda Bali, ternyata tidak ada nama tersebut hingga korban melapor ke polisi,” kata Kapolresta.

Setelah mendapatkan laporan, Tim Resmob Satreskrim Polresta Denpasar melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap Zikri di daerah Guwangan, Gianyar pada 19 Februari 2019.

Dari tangan Zikri, polisi menyita  kuitansi penyerahan uang dari korban.  Zikri juga mengaku telah menggunakan uang tersebut untuk berfoya-foya.

“Kami mengharapkan kepada masyarakat yang menjadi korban dari perbuatan pelaku, silakan melapor ke polisi. Pelaku ini bukan anggota Polda Bali,” tegas Ruddi.

Kapolresta mengatakan Zikri dijerat dengan pasal 372 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman paling lama 9 tahun penjara. (*)