Menkes Nila F. Moeloek: Swastisaba Bukan Sekadar Penghargaan

oleh
Menkes Nila F. Moeloek menyerahkan penghargaan Swastisaba kepada 122 bupati dan walikota. (IST)
banner 300250

Jakarta, suarabali.com – Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek menyampaikan ucapan selamat kepada masyarakat di Kabupaten dan Kota yang menerima penghargaan Swastisaba. Piagam penghargaan diserahkan Menkes kepada 122 bupati dan walikota yang telah membantu memajukan pembangunan kesehatan di Indonesia, khususnya pembangunan berwawasan kesehatan dan lingkungan. Sehingga, kabupaten dan kota di Indonesia menjadi semakin aman, nyaman, bersih, dan sehat.

“Saya mengapresiasi kepada Kabupaten/Kota yang telah berupaya semaksimal mungkin melakukan proses upaya perbaikan dari berbagai bidang, sehingga berdampak positif terhadap kesehatan melalui partisipasi masyarakat yang teroganisir,” ucap Menkes.

Pemberian penghargaan Swastisaba kabupaten/kota sehat pada penyelenggaraan tahun 2017 ini memasuki tahun ke-12. Selama kurun waktu tersebut berbagai kemajuan telah dialami oleh kabupaten dan kota di Indonesia. Masyarakat telah berperan secara aktif, baik sebagi subyek maupun obyek pembangunan kesehatan, serta berkiprah sebagai agen perubahan. Namun demikian, tidak dapat dipungkiri masih banyak tantangan yang harus dihadapi dalam mencapai hasil yang optimal.

Poin terpenting dari adanya Swastisaba kabupaten/kota sehat, yaitu koordinasi di antara lintas sektor pemerintahan, pemangku kepentingan dan masyrakat yang dilakukan secara berkesinambungan dalam pembangunan berwawasan kesehatan dan lingkungan.

“Saya sangat berharap penguatan koordinasi dapat terus ditingkatkan dan disertai dengan pemberdayaan masyarakatnya. Karena kesehatan adalah investasi kita pada masa yang akan datang, maka menjadi kewajiban kita bersama untuk menjadikannya lebih berkualitas, sehingga akan menjadi modal pembangunan,” ucap Menkes.

Kementerian Kesehatan mengharapkan kerjasama lintas sektor untuk bekerja secara menyeluruh. Seperti halnya pendektan keluarga dengan bantuan Kementerian Desa, Kementerian Dalam Negeri, dan ormas untuk memotivasi, mengedukasi, dan mengadvokasi masyarakat agar berobat lebih dini. (Sir)