Masekepung, Menjaga Budaya Lewat Musik

oleh
banner 300250

Gianyar, Suarabali.com Nama Band Masekepung sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Bali. Untuk merayakan Ulang tahun ke-31 Manajer sekaligus ketua Masekepung Yan gus Sugiartha,  Band yang populer dengan lagu “Tuak adalah Nyawa” ini menggelar konser terbatas di Wake Bali Resto, Pantai Keramas, Gianyar, Sabtu (7/10).

Manajer Masekepung Yan gus Sugiartha, mengatakan, sejak berdiri tahun 2013 lalu, Band yang ia dirikan itu memang selalu konsisten mengangkat musik yang kental dengan nuansa tradisional Bali.

“Melalui band ini kami sekaligus ingin melestarikan budaya tradisional Bali. Kalau bukan kita siapa lagi yang akan melestarikan budaya ini,” ujar Yan Gus kepada Suarabali.com.

Salah satu personel yang juga merupakan Penasehat Masekepung Yoyork Sudiano Mengatakan, lirik-lirik lagu band-nya sengaja memilih tema-tema kehidupan masyarakat Bali. Selain bermusik, Yoyork menambahkan, banyak hal positif yang sering dilakukan Masekepung. Di antaranya aksi kebersihan lingkungan, seperti bersih-bersih sungai, kegiatan sosial dan lain-lain.

“Dulu awalanya kami dicap sebagai anak muda yang hanya doyan minum-minuman. Tapi kami ingin membuktikan bahwa kami adalah anak-anak muda yang punya karya dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Yoyork.

Bagi penggemar Masekepung, jangan lewatkan even konser Masekepung di hari jadinya yang ke-4 pada 9 November depan.(han)