Mahkota Berlapis Emas Dewa Wisnu telah Dipasang

oleh
Pemasangan mahkota Dewa Wisnu berlapis emas seberat 3,5 ton, Minggu (20/5/2018).
banner 300250

Badung, suarabali.com – Mahkota Dewa Wisnu berlapis emas seberat 3,5 ton telah dipasang di pelataran Gedung Padestal Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultura Park, Unggasan, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Bali, Minggu (20/5/2018).

Pemasangan mahkotaitu diawali upacara adat pasupati dipimpin empat pedanda, yakni Ida Pedanda Putra Telabah dari Griya Telabah Denpasar, Ida Pedanda Gede Oka Mas dari Griya Satria Denpasar, Ida Pedanda Gede Ngurah Putra Keniten dari Griya Kediri Sangeh, dan Ida Pedanda Budha dari Griya Gunung Sari Peliatan Ubud. Ida Rsi Agung Dawan Pemecutan yang melangsungkan upacara Puja Brahma di Pura Desa.

Upacara juga diisi tarian rejang dewa.Upacara ini sebagai bagian dari permohonan agar penyelesaian Patung GWK berlangsung lancar dan selesai tepat waktu. Selanjutnya pemasangan mahkota Dewa Wisnu menggunakan crane. Pemasangan mahkota ini merupakan pemasangan modul yang ke-529 dari 754 total modul yang akan membentuk seluruh sosok patung Garuda Wisnu Kencana. Dengan tinggi patung 121 meter di atas permukaan tanah atau 271 meter di atas permukaan laut.

“Mari sama-sama kita ngrastiti bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa agar karya ini selesai dan menjadi ikon baru bangsa kita,” kata Nyoman Nuarta.

Sebagai seniman, Nyoman Nuarta merasa waktu 28 tahun bukan waktu yang singkat untuk menyelesaikan sebuah karya. Ibaratnya, kata dia, sejak dia berambut gondrong sampai seluruh rambutnya habis, patung GWK belum juga selesai pembngunannya. Dia merasa berkewajiban melahirkan karya besar untuk tanah kelahirannya.

Sejak tahun 2013, Garuda Wisnu Kencana akhirnya dikuasai PT Alam Sutera Tbk dan Nyoman Nuarta bertindak sebagai Seniman. “Saya punya tugas menyelesaikan patung ini sebagai swadharma. Siapapun pemiliknya tidak masalah. Yang terpenting, GWK berdiri dan menjadi ikon baru bagi Bali.” katanya.

Sementara  Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyampaikan apresiasi atas kerja keras semua pihak seraya berharap agar patung setinggi 121 meter dari permukaan tanah bisa menjadi kebanggaan bangsa Indonesia.

“Hari ini merupakan momen sejarah yang penting, akhirnya patung GWK mendekati proses penyelesaian. Perjuangan yang panjang baik materiil, spiritual, moral serta berbagai tantangan yang ada, akhirnya dengan komitmen yang kuat dan teguh kita dapat mewujudkannya,” kata Pastika seusai melaksanakan persembahyangan serangkaian Upacara Pasupati Pemasangan Mahkota Wisnu, Patung Garuda Wisnu Kencana di Pelataran Gedung Pedestal Patung GWK, Minggu (20/5/2018).  (Val/Sir)