Low Seasons, Jumlah Turis Asing ke Bali Menurun

oleh
Dua bulan terakhir, jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bali menurun.
banner 300250

Karangasem, suarabali.com – Penurunan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Bali dua bulan belakangan bukan semata akibat erupsi Gunung Agung. Berkurangnya wisatawan yang berkunjung, karena saat ini merupakan musim sepi kunjungan (low seasons) di Bali.

“Berdasarkan data Dinas Pariwisata sejak 22 September hingga 5 November 2017, jumlah kunjungan wisatawan ke Bali tidak mengalami penurunan signifikan,” kata Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Provinsi Bali, I Ketut Astra, Selasa (5/12/2017).

Musim padat kunjungan (high seasons) di Bali terjadi pada Juni-Juli, yaitu musim liburan sekolah, Agustus yang merupakan musim liburan warga negara asing (WNA), dan Desember hingga awal Januari yang merupakan musim liburan Natal dan Tahun Baru. “Hingga Oktober 2017, jumlah wisman yang masuk ke Bali sudah mencapai lima juta orang,” ungkapnya.

Pemerintah Provinsi Bali menargetkan kunjungan wisman ke Pulau Dewata tahun ini mencapai 5,5 juta orang. Jumlah ini ditingkatkan dari target awal yang hanya lima juta wisman. Pemerintah Provinsi Bali optimistis kedatangan wisman tercapai sesuai target tahun ini.

Astra mengimbau peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi yang benar kepada wisatawan secara verbal dan melalui media sosial. Ini untuk mengantisipasi bencana dan menjaga iklim pariwisata Bali supaya tetap stabil.

Aktivitas Gunung Agung dimulai sejak pertengahan September 2017 dan masih berlangsung sampai hari ini. Badan Pusat Statistik (BPS) pusat mencatat kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) sepanjang waktu tersebut trennya terus menurun.

Sebulan sebelum aktivitas seismik Gunung Agung terlihat, kedatangan wisman ke Bali Juli 2017 mencapai 592.046 orang. Angka ini mengalami peningkatan 17,44 persen dibanding sebulan sebelumnya.

Sepanjang September 2017, kunjungan wisman ke Bali tercatat 550.520 orang atau turun 8,53 persen dibanding sebulan sebelumnya. Tren penurunan ini kembali terjadi Oktober 2017 di mana kunjungan wisman di Bali hanya 465.085 orang atau turun dua kali lipat dibanding sebulan sebelumnya, yaitu 15,52 persen.

Menurut kebangsaan, wisman terbanyak datang ke Bali Oktober 2017 adalah Cina, Australia, India, Inggris, dan Jerman. Persentase masing-masingnya adalah 23,55 persen, 20,21 persen, 4,83 persen, 4,62 persen, dan 4.18 persen.

Wisman yang datang melalui bandara mencapai 462.263 orang, sedangkan melalui pelabuhan laut 2.822 kunjungan. Secara tahunan (year on year), kunjungan wisman Oktober 2017 justru meningkat 7,61 persen dibandingkan Oktober 2016. (Sir)