Legislator Dukung Susi Tenggelamkan Kapal Pencuri Ikan

oleh
Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti. (ist)
banner 300250

Jakarta, suarabali.com – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan memerintahkan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti untuk berhenti menenggelamkan kapal yang mencuri ikan di laut Indonesia. Namun, anggota Komisi IV DPR Rahmad Handoyo meminta Menteri Susi Pudjiastuti agar tetap melanjutkan kebijakannya.

“Meskipun tindakan tegas peneggelaman kapal sudah dilakukan selama tiga tahun terakhir, pencurian ikan di laut Indonesia masih kerap terjadi. Lalu, apa jadinya kalau penenggelaman kapal yang sudah terbukti menimbulkan efek jera itu sampai dihentikan,” kata Rahmad sesaat sebelum Rapat Paripurna di Gedung DPR, Jakarta (9/1/2018).

Politisi F-PDIP itu menilai, penenggelaman kapal tetap perlu dilakukan terhadap kapal-kapal asing yang kerap mencuri ikan di laut Indonesia. Pasalnya, aksi pencurian ikan itu sangat merugikan nelayan Indonesia. Menurutnya, aksi penenggelaman kapal yang melakukan pencurian ikan pun sudah sesuai dengan regulasi yang ada.

“Sekali lagi, aksi penenggelaman kapal yang selama ini dilakukan Menteri Susi bisa menimbulkan efek jera. Karena itu, kebijakan itu harus tetap dilanjutkan, bukan malah dihentikan. Lagi pula, aksi penenggelaman kapal sudah diatur Undang-undang. Jadi, kenapa mesti dihentikan,” kata politisi asal dapil Jawa Tengah itu.

Sebelumnya,  dalam rapat koordinator bersama sejumlah menteri yang berada di bawah koordinasinya, Menko Kemaritiman Luhut meminta agar kedepan tidak ada penenggelaman kapal lagi. Luhut beralasan, saatnya sekarang Indonesia fokus bagaimana meningkatkan produksi supaya ekspor meningkat. (Sir)