Ketut dan Jessica Raih Juara Duta Endek Kota Denpasar 2018

oleh
Malam grand final Pemilihan Duta Endek Kota Denpasar di Aston Hotel Denpasar, Sabtu (20/10/2018). (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Kain endek adalah tenun ikat Bali yang memiliki ragam corak dan sejarah panjang. Pesatnya permintaan kain yang berkembang sejak tahun 1985 ini membuat Pemkot Denpasar melakukan upaya pelestarian hingga membawa tenun ikat endek ini eksis di event nasional.

Pelestarian dilakukan dengan menggaet insan muda melalui Pemilihan Duta Endek Kota Denpasar sejak tahun 2012. Selain untuk kegiatan upacara, kini kain endek juga digunakan sebagai pakaian moderen. Bahkan, kain endek sangat diminati kalangan pejabat negara, artis nasional hingga wisatawan mancanegara.

Kegiatan Pemilihan Duta Endek Kota Denpasar yang memasuki tahun ketujuh mendapat apresiasi dari kalangan muda-mudi. Terbukti, peserta pemilihan ini terus meningkat dari tahun ke tahun.

Pada 2012, Pemilihan Duta Endek Kota Denpasar diikuti 24 peserta dan tahun 2018 diikuti 139 peserta. Memasuki tahap seleksi, terpilih 24 peserta masuk grand final Duta Endek Kota Denpasar yang digelar di Aston Hotel Denpasar, Sabtu (20/10/2018).

Pemilihan itu disaksikan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra bersama Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Denpasar Ny. IA Selly Dharmawijaya Mantra, Wakil Ketua Dekranasda Ny. Kerthi Rai Iswara, serta pimpinan OPD Pemkot Denpasar.

Ketua Panitia Duta Endek Kota Denpasar tahun 2018, I Nyoman Bagus Pramartha mengatakan seleksi dimulai dengan tes tulis dan tes interview tahap pertama pada 1-2 September 2018 yang diikuti 139 peserta di Aula Graha Sewaka Dharma.

Dari seleksi tahap pertama, didapat 50 finalis yang melaju ke tahap berikutnya. Selanjutnya, seleksi tahap kedua dilaksanakan pada 8 September 2018, sehingga diperoleh 24 finalis, yaitu 12 peserta putra dan 12 peserta putri.

Para finalis merupakan siswa-siswi SMA/SMK maupun mahasiswa di Kota Denpasar. Pada malam grand final, dari 24 peserta terpilih 12 finalis atau enam besar. Dari enam besar dipilih 3 besar untuk selanjutnya dipilih menjadi Duta Endek Kota Denpasar tahun 2018.

“Sebelum grand final, 24 finalis mengikuti berbagai pelatihan seperti public speaking dan kepribadian, pelatihan desain dan motif endek dalam kain, kewirausahaan, hingga pelatihan choreography,” imbuhnya.

Untuk kategori putra, juara pertama Duta Endek Kota Denpasar diraih I Ketut Yasa Putra, juara kedua diraih Devidson Imanuel Eman, dan juara ketiga diraih Anak Agung Ngurah Trisna Indra Pradipta. Sementara kategori putri, juara pertama Duta Endek Kota Denpasar diraih Jessica Klesia Prameswari, juara kedua diaraih Made Ayuni Dindasari, dan juara ketiga diraih Ni Made Ayu Cantika Ratih.

Walikota Rai Mantra mengatakan endek sebagai produk warisan budaya telah menjadi produk ekonomi kreatif yang unggul di Denpasar. “Dari Denpasar berdampak bangkitnya perajin-perajin endek di daerah-daerah lain,” ujar Rai Mantra. (*)