Kapolda Bali Perintahkan Operasi Ketupat Agung 2019 Ditambah Dua Hari

oleh
Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus R. Golose. (ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus R. Golose perintahkan pengamanan arus mudik atau Operasi Ketupat Agung 2019 di Provinsi Bali ditambah menjadi dua hari.

Golose menyampaikan hal itu usai memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Agung 2019 di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Selasa (28/5/2019).

Apel gelar pasukan tersebut juga dihadiri Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, Gubernur Bali Wayan Koster, Ketua DPRD Provinsi Bali, Kajati, Ketua Pengadilan Tinggi Bali serta stakerholder terkait.

Kapolda Bali mengatakan pengamanan Lebaran tahun ini, khususnya di Bali, akan ditambah menjadi dua hari.

“Untuk pengamanan Hari Raya Idul Fitri Tahun 2019 di Bali, saya menambah dua hari untuk Operasi Ketupat Agung. Jadi, karena kita akan menerima domestik tourism yang biasanya datang ke sini. Tetapi, hal yang lain juga akan keluar dari Pulau Bali, terutama yang akan mudik juga banyak dari Pulau Bali,” ungkapnya

Di sela-sela perintahnya tersebut, Kapolda Bali juga menambahkan dari tahun 2017 hingga tahun ini, penumpukan arus mudik dari Bali, khususnya di Pelabuhan Gilimanuk dan Padang Bai tidak terlalu signifikan.

Tidak hanya itu, Operasi Ketupat Agung 2019 memiliki karakteristik yang khas dibandingkan dengan operasi di tahun-tahun sebelumnya, mengingat Operasi Ketupat Tahun 2019 akan dilaksanakan bersamaan dengan penyelenggaraan tahapan Pemilu 2019.

“Sinergitas bersama stakeholder terkait harus tetap terjaga, saling membantu dan bekerjasama. Sehingga Operasi Ketupat Agung 2019 di Provinsi Bali dapat berjalan dengan aman, lancar dan sukses,” tutur Irjen Pol. Petrus R. Golose. (*)