Jokowi: Saya Tak Mungkin Jadi Presiden Tanpa Peran Guru

oleh
Presiden Jokowi menghadiri peringatan Hari Guru Nasional di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Sabtu, 2 Desember 2017.(Ist)
banner 300250

Kota Bekasi, suarabali.com – Saat ribuan peserta aksi Reuni Akbar Alumni 212 memadati Silang Monas Jakarta, Presiden Jokowi justru berkunjung ke Kota Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (2/11/2017). Presiden berada di Kota Bekasi untuk menghadiri peringatan hari ulang tahun Persatuan GuruRepublik Indonesia  (PGRI) dan Hari Guru Nasional 2017 di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi.

Di hadapan puluhan ribu guru yang memadati stadion kebanggaan warga Kota Bekasi itu, Presiden Joko Widodo memberikan salam penghormatan kepada guru atas jasa-jasanya yang telah mencerdaskan anak-anak Indonesia. Untuk menunjukkan rasa hormatnya, Jokowi membungkukkan badannya di hadapan puluhan ribu guru.

“Bapak ibu guru yang saya banggakan, perlu saya tegaskan di sini. Saya tak mungkin berdiri di sini tanpa didikan guru-guru saya,” kata Jokowi saat membuka pidato.

Jokowi mengaku tidak bisa menjadi orang nomor satu di Indonesia tanpa jasa guru-gurunya. “Oleh sebab itu, saya ingin sampaikan hormat takzim saya terhadap guru-guru saya yang telah mendidik saya, sehingga saya menjadi Presiden,” tutur Presiden yang belum lama ini menikahkan putrinya, Kahiyang Ayu, dengan putra Mandailing, Boby Nasution.

Jokowi yang mengenakan baju seragam PGRI kemudian bergeser satu langkah dari podium. Lalu, dia menundukkan badan selama beberapa detik sebelum kembali ke podiumnya.

Puluhan ribu guru yang datang dari berbagai wilayah di Indonesia itu menyambut  aksi Jokowi tersebut dengan tepuk tangan.

“Sekali lagi, saya tak mungkin jadi Presiden tanpa peran guru,” ujar Jokowi. (Sir)