JCLEC Gelar Pelatihan Penanganan Korban Teroris di Polda Bali

oleh
Pelatihan pertolongan pertama dan trauma bagi korban terorisme di Gedung Perkasa Raga Garwita Polda Bali, Kamis (12/7/2018). (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Wayan Sunartha membuka kegiatan pelatihan pertolongan pertama dan trauma bagi pelatih (First Aid and Trauma Care Training-Tot) di Gedung Perkasa Raga Garwita Polda Bali, Kamis (12/7/2018). Pelatihan ini diadakan oleh Jakarta Centre Law Enforcement (JCLEC).

Brigjen Pol. I Wayan Sunartha mengatakan pelatihan tersebut untuk mensinergikan seluruh stakeholders dalam meningkatkan kemampuan personal. Hal ini sangat tepat dilaksanakan untuk mendapatkan pengetahuan sekaligus pemecahan masalah.

Menurut dia, pelatihan tersebut juga untuk meningkatkan kemampuan personel dalam menangani TKP dan tindakan awal, serta meningkatkan kemampuan penanganan korban luka-luka yang dialami oleh korban terorisme. “Apabila terjadi serangan teroris, khususnya di daerah yang ramai pengunjung atau objek wisata,” katanya.

Dia berharap pelatihan tersebut dapat memberikan pengetahuan, pemecahan masalah, dan ilmu dalam menerapkan langkah-langkah penanganan TKP. “Dalam rangka serangan terorisme,” kata Brigjen Pol. Sunartha.

Dalam kesempatan itu, Brigjen Pol. Sunartha juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja sama semua pihak, termasuk JCLEC dan pemerintah Inggris yang selama ini mendukung dan berpartisipasi dalam pelatihan yang telah diselenggarakan.

“Demi mewujudkan keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polda Bali,” ujarnya.

Kegiatan pelatihan pertolongan pertama dan trauma bagi pelatih tersebut diikuti 24 peserta serta Pjs. Direktur Eksekutif JCLEC Kombes Pol. Eko Rudi Yuswanto dan Koordinator Protect dan Prepare UK-Indonesia, Elif Dogan. (*)