Gas LPG 3 Kg Langka, Pemerintah Jangan Lepas Tangan

oleh
Gas LPG 3 Kg. (Ist)
banner 300250

Jakarta, suarabali.com – Wakil Ketua DPR Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Koorkesra) Fahri Hamzah mengatakan kelangkaan gas LPG 3 Kg, yang dikenal dengan sebutan ‘Si Melon’, di sejumlah daerah merupakan kegagalan manajemen logistik nasonal.

Menurut Fahri, gas LPG merupakan produk kebutuhan pokok masyarakat yang dipakai setiap hari, dimana jumlahnya tetap. Meningkat atau turun ada dalam statistik dan alur distribusinya jelas: suplay, demand produksi, dan distribusi.

“Jadi, apabila terjadi kelangkaan, itu kita sebut sebagai kegagalan manajemen. Nah, siapa yang bertanggungjawab atas kegagalan manajemen itu, kecuali pemerintah,” kata Fahri, Selasa (12/12/2017).

Karena itu, menurut Fahri, pemerintah harus memberikan penjelasan secara akurat tentang siapa yang bertanggungjawab, dan apa sebabnya terjadi kelangkaan. Penjelasan pemerintah itu perlu agar masyarakat mengalami ketenangan.

“Sampaikan dong kenapa itu (kelangkaan) terjadinya. Jangan dibiarkan dan lepas tangan,” katanya.

Sebab, kata Fahri, kelangkaan gas LPG merupakan persoalan penting yang bisa meresahkan masyarakat.

“Ini harus segera diakhiri, segera dijawab, dan harus segera diupayakan agar kembali secara normal,” pungkasnya. (Sir)