Gara-gara Tersinggung Postingan di Facebook, Suami Tega Bacok Istri

oleh
I Ketut Gede Ariasta (28) tega menusuk istrinya, Ni Gusti Ayu Sriasih (21) lantaran tersinggung dengan postingan di facebook. (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kembali terjadi di Bali. Kali ini seorang suami tega membacok istrinya hanya karena tersinggung denggan unggahan istrinya di facebook yang terkesan meremehkannya.

Pria asal Karangasem bernama I Ketut Gede Ariasta (28) itu tersinggung, karena istrinya Ni Gusti Ayu Sriasih (21) membagikan tautan di akun facebook-nya yang terkesan meremehkan suaminya. Lantaran tersinggung, Ketut Gede Ariasta pun tega menusuk istrinya sebanyak dua kali.

“Pelaku merasa tersinggung dengan unggahan korban di FB yang terkesan meremehkan pelaku dan membuat pelaku emosi,” kata Kanit PPA Polresta Denpasar AKP Josina Lambiombir kepada wartawan di Mapolresta Denpasar, Selasa (22/10/2019). Acara keterangan pers itu juga dihadiri Wakasat Reskrim AKP I Nyoman Darsana.

Kasus penganiayaan itu terjadi di tempat kos korban di JalanGunung Sanghyang 124, Denpasar pada Kamis (17/10/2019) sekitar pukul 01.20 WITA. Atas bantuan pemilik kos yang menghubungi keluarga, kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Bali Med. Saat ini  kondisi korban masih kritis.

“Sampai di kos korban, pelaku mendobrak pintu kamar dan terjadilah cekcok. Pelaku emosi kemudian mengambil pisau dari tas pinggang langsung menusuk korban hingga dua kali,” kata AKP Josina Lambiombir

Tusukan pelaku mengenai rusuk sebelah kanan dan punggung sebelah kiri korban hingga menyebabkan korban rebah bersimbah darah. Setelah menusuk korban, pelaku kabur meninggalkan korban dalam kamar yang dikunci dari luar.

“Hubungan korban dengan pelaku adalah suami Istri, tapi sudah berpisah secara adat saja dan masing-masing tinggal sendiri tetapi masih berhubungan,” ungkapnya.

Setelah menerima laporan kejadian tersebut, Tim Resmob Polresta Denpasar melakukan penyelidikan di rumah pelaku di Banjar Dinas Gunaksa, Desa Ababi, Kecamatan Abang, Karangasem hingga berhasil mengamankan pelaku di wilayah Duda Timur Selat tanpa perlawanan.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 44 Ayat (2) UU No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (P-KDRT) dengan ancaman pidana penjara pidana paling lama 10 tahun dan atau denda sebesar Rp 30 juta. (*)