DPR Minta Pemerintah Antisipasi Kenaikan Harga Pangan

oleh
Ilustrasi. (Ist)
banner 300250

Jakarta, suarabali.com – Wakil Ketua Komisi X DPR Sutan Adil Hendra meminta pemerintah mengantisipasi kenaikan harga pangan menjelang perayaan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018. Pasalnya, pada momentum tersebut biasanya terjadi peningkatan permintaan kebutuhan bahan pokok yang akan memicu kenaikan harga pangan. Bahkan, kerap terjadi kelangkaan beberapa komoditas pangan karena stok yang kurang maupun ulah spekulan.

“Permintaan yang tinggi akan memicu kenaikan harga. Jika tidak diawasi akan memancing ulah spekulan untuk mencari keuntungan besar, menimbun barang agar langka dan menarik untung yang besar, itu menyusahkan konsumen. Pemerintah dan kepolisian harus waspada dalam hal pengawasan tataniaga bahan pokok tersebut,” kata Sutan, Rabu (13/12/2017).

Dalam hal mengantisipasi kelangkaan pangan ini, Sutan mengatakan ada beberapa hal yang harus diperhatikan pemerintah. Yakni, mengamankan pasokan barang atau rantai distribusi pangan, meminimalisasi dampak cuaca, dan pengendalian serangan hama. Dia menilai ketiga hal itu menjadi masalah pangan secara nasional dari hulu ke hilir.

Menurut dia, untuk mengatasi hal itu, dibutuhkan koordinasi yang kuat dan berbasis data dalam mengamankan jalur pengadaan pangan nasional. Seperti masalah distribusi pangan, dimana waktu panen komoditas pangan beberapa daerah di Indonesia tidak serempak. Untuk itu, perlu diketahui secara seksama data supply and demand antar daerah.

“Masalah pangan jangan ada yang berlebih ataupun yang kurang. Karena stok berlebih menjadikan harga jatuh, stok kurang jadi harga melonjak. Mengatur ini semua butuh koordinasi yang berbasis data agar kelangkaan pangan menjelang dan pada saat Natal dan Tahun Baru 2018 bisa kita atasi,” ujarnya. (Sir)