Diikuti Ribuan Pesepeda, Grand Fondo New York Kembali Digelar di Bali

oleh
Balap sepeda maraton Grand Fondo New York (GFNY) kembali digelar di Bali pada Minggu (23/2/2020). (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Polda Bali akan menggelar balap sepeda maraton Grand Fondo New York (GFNY) pada Minggu (23/2/2020) mendatang. Rencananya, balap sepeda ini mengambil start di Jalan By Pass Prof. Ida Bagus Mantra, Gianyar, menuju arah timur wilayah Klungkung, Karangasem, Bangli, dan kembali finish di Gianyar.


Untuk mematangkan gelaran balap sepeda maraton itu, panitia menggelar rapat koordinasi kesiapan pengamanan di Ruang Command Center Polda Bali, Senin (17/2/2020). Rakor ini dipimpin Wadir Samapta Polda Bali AKBP Yudith Satriya Hananta, didampingi Kabag Binops Roops Polda Bali, Wahyudi Wicaksana.

Terkait teknis race, ada dua kategori, yaitu Gran Fondo yang menempuh jarak 135 km dan Medio Fondo yang menempuh jarak 105 km. Rute yang dilalui kebanyakan berada di wilayah timur Pulau Bali. Tiap peserta mendapatkan chip timing dan akan ada juara di tiap kategori, overall, dan umur.

AKBP Yudith Satriya Hananta mengatakan Polda Bali bersama Polres Gianyar, Klungkung, Karangasem, dan Bangli akan melaksanakan pengamanan balap sepeda GFNY dengan sandi Ops Gapura Agung III-2020. Balap sepeda ini akan diikuti 1.758 pesepeda.

“Polda Bali akan mengerahkan 656 personel untuk melaksanakan pengamanan rute, mulai dari start hingga finish,” kata AKBP Yudith Satriya Hananta selaku Kaopspam Gapura Agung III-2020.

Mantan Kapolres Badung ini meminta kepada para Kasatgas agar mengatur penempatan personel secara efektif, sehingga seluruh rangkaian kegiatan GFNY dapat berjalan aman dan lancar. Apabila mengalami kendala dalam pengamanan agar segera dilaporkan kepada pimpinan secara berjenjang.

“Rute GFNY sangat jauh. Peserta akan start sekitar pukul 06.30 WITA dan akan finish sore hari pukul 17.00 WITA. Gunakan alat komunikasi seperti HT untuk memonitor pergerakan peserta balap sepeda GFNY. Untuk daerah yang jaringan HT-nya blank agar memberikan laporan melalui HP,” ujarnya.

Perwira melati dua di pundak ini mengingatkan seluruh personel yang terlibat dalam Ops Gapura Agung III selalu waspada dan tidak underestimate saat melaksanakan pengamanan. “Walaupun sudah pernah melaksanakan pengamanan GFNY, pengamanan tetap dilakukan dengan maksimal sesuai SOP dan tidak underestimate,” imbuhnya. (*)