Diduga Putus Cinta, Siswa SMA Gantung Diri di Gudang Milik Ayahnya

oleh
Gudang tempat Kadek Agus Lebih Hiawan mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Seorang siswa kelas dua SMA di Denpasar bernama Kadek Agus Lebih Hiawan nekad mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri di sebuah gudang di Perum Gria Kencana, Jalan Cokroaminoto, Ubung Kaja, Denpasar, Selasa (20/3/2018) sekira pukul 07.20 WITA.

Peristiwa bunuh diri itu diketahui dari laporan I Nyoman Sudiasa. Sekitar pukul 07.15 WITA, setelah mengantar anak majikannya ke sekolah, Nyoman Sudiasa datang ke gudang tersebut untuk mematikan listrik. Saat itu, dia melihat pintu gudang yang sudah terbuka dan korban sudah tergantung.

Nyoman Sudiasa mencoba memanggil korban, tetapi tidak ada jawaban. Lalu, Nyoman Sudiasa keluar gudang dan menghubungi orangtua Kadek Agus. Tak lama kemudian, orangtua korban, Made Swena, datang ke gudang dan mendapati anaknya sudah meninggal akibat gantung diri.

Remaja berusia 18 tahun itu gantung diri menggunakan kabel berwarna hitam yang tergantung di besi kanopi. Posisi korban tergantung menghadap ke utara, tangan lurus ke bawah, lidah menjulur, ujung jari kaki menyentuh tanah, dan tumit menjinjit menggunakan baju kaos warna hitam dan celana pendek hitam. Di samping korban, ada meja kayu dan lemari. Selain itu, juga ditemukan dua unit handpone yang diduga milik korban.

Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat Iptu Aan Saputra membenarkan adanya peristiwa gantung diri tersebut.  “Dugaan sementara, korban bunuh diri lantaran putus cinta. Korban bunuh diri di gudang milik ayahnya,” katanya. (Dsd/Sir)