Deklarasi Pariwisata Budaya Bali di Atas Kapal Bounty Cruise

oleh
Gubernur Bali Wayan Koster dan AMPB menandatangani Deklarasi Pariwisata Budaya Bali di atas kapal Bounty Cruise, Jumat (14/12/2018). (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri gathering dengan Aliansi Masyarakat Pariwisata Bali (AMPB) di atas kapal Bounty Cruise, Jumat sore (14/12/2018). Dalam kesempatan ini, Gubernur Koster dan AMPB menandatangani Deklarasi Pariwisata Budaya Bali.

Gubernur Koster menyatakan komitmen Pemerintah Provinsi Bali dalam membangun pariwista Bali secara serius. Menurut dia, bali dengan alam, seni, budaya, dan keramahan masyarakatnya menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Itu sebabnya, keseriusan pengelolaan pariwisata Bali sangat dibutuhkan demi menjaga pulau berjuluk Seribu Pura ini tetap menjadi tujuan utama wisata dunia.

Koster mengatakan sektor pariwisata saat ini masih menjadi tumpuan kehidupan sebagian masyarakat Bali selain sekor pertanian. “Pariwisata menjadi pilar utama perekonomian masyarakat Bali,” tegas Koster didampingi Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Arta Ardhana Sukawati (Cok Ace).

Koster mengatakan pariwisata memiliki posisi strategis dan sangat penting, sehingga masyarakat Bali harus menjaganya.

“Karena jika sampai terganggu atau tidak bisa berjalan secara berkelanjutan, maka akan berdampak pada perekonomian masyarakat Bali. Menggangu juga pada tingkat kesejahteraan masyarakat. Karena kebanyakan masyarakat Bali menggantungkan hidupnya dari sektor pariwisata,” jelasnya.

Saat ini, Koster menambahkan, Bali menjadi pusat peradaban dunia karena alam yang indah, keramahan masyarakatnya, budayanya yang unik, kaya dan menjadi tata kehidupan masyarakat Bali. Hal inilah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Bali. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Bali akan serius menata pariwisata kedepan untuk menjadi lebih baik.

“Pariwisata Bali harus menyatu dengan alam, manusia, dan budaya. Tidak boleh lepas atau jalan sendiri-sendiri. Harus ditata dengan satu pola agar pariwisata Bali bisa lebih baik lagi,” imbuhnya.

Sementara Ketua Aliansi Masyarakat Pariwisata Bali, Gusti Kade Sutawa mengatakan pihaknya sangat mendukung langkah Gubernur Bali untuk menata pariwisata Bali secara serius agar lebih berkualitas.

” Apapun kebijakan yang diambil oleh Gubernur Bali pasti akan kita dukung selama itu untuk kemajuan pariwisata Bali,” tandasnya.

Dalam acara tersebut, juga dilakukan penandatanganan Deklarasi Pariwisata Budaya Bali oleh Gubernur Bali dengan Aliansi Masyarakat Pariwisata Bali. Adapun yang tertuang dalam deklarasi tersebut, yakni bertekad mewujudkan pariwisata budaya Bali yang berkualitas dan berkelanjutan dengan menjaga lingkungan alam dan budaya Bali, serta bertekad mewujudkan pelayanan pariwisata budaya Bali yang berdaya saing nasional dan internasional sehingga dapat meningkatkan perekonomian demi kesejahteraan masyarakat Bali. (*)