BI dan Genbi Bali Tanam Seribu Pohon Kelapa Daksina

oleh
Penanaman 1.000 bibit pohon Kelapa Daksina di Pantai Giri Emas, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng. (Ist)
banner 300250

Buleleng, suarabali.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Bali bersama Generasi Baru Indonesia (GenBI) Provinsi Bali menggelar kampanye cinta lingkungan bertema ‘Bersih Indonesia 2017’ di Pantai Giri Emas, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng. Bali.

Kampanye yang dibuka anggota Komisi XI DPR, Tutik Kusuma Wardhani, ini juga diisi dengan kegiatan penanaman 1.000 bibit pohon Kelapa Daksina. Kampanye ini juga dihadiri Kepala KPwBI Provinsi Bali, Causa Iman Karana.

I Gede Ryan Shebastian, ketua panitia acara, mengatakan GenBI Provinsi Bali merupakan komunitas penerima beasiswa dari Bank Indonesia yang kuliah di UNUD dan Undiksa. Kali ini, kegiatan penanaman 1.000 bibit Kelapa Daksina dimotori GenBI Undiksha.

“Kami berharap penanaman bibit pohon Kelapa Daksina ini dapat menjadi penggerak perekonomian dan pengendalian inflasi, khususnya di Kabupaten Buleleng,” kata mahasiswa Fakutas PTI Undiksha itu.

Kepala KPwBI Provinsi Bali Causa Iman Karana mengatakan dari segi perkembangan perekonomian, Kabupaten Buleleng berada pada perekonomian yang cukup baik. Angka pertumbuhan ekonomi di kabupaten yang terletak di utara Pulau Bali ini pada 2016 mencapai 6 persen lebih.

“Kondisi itu didukung perkembangan inflasi yang juga rendah. Tingkat inflasi di Kabupaten Buleleng pada bulan November 2017 sebesar 2,88 persen. Sedangkan inflasi pada priode yang sama tahun sebelumnya tercatat 5,51 persen,” ujarnya.

Meskipun menunjukkan perkembangan yang optimis, menurut dia, perekonomian Provinsi Bali mengalami tantangan. Satu di antaranya, tingginya kebutuhan untuk upacara keagamaan umat Hindu.

“Jumlah penduduk Bali yang mencapai 4,2 juta jiwa yang didominasi pemeluk agama Hindu menjadikan kebutuhan untuk upacara keagamaan terus meningkat. Inilah yang membuat KPwBI Provinsi Bali menggandeng GenBI Provinsi Bali untuk melaksanakan kegiatan sosial berupa penanaman bibit pohon Kelapa Daksina,” jelasnya.

Sementara Tutik Kusuma Wardhani mengatakan generasi muda paling potensial dalam melakukan perubahan. Generasi muda memiliki tingkat kecerdasan, stamina, dan semangat yang lebih baik. “Karena itu, generasi muda Indonesia merupakan pionir utama yang berpengaruh terhadap peradaban pada masa mendatang,” ungkapnya.

Tutik juga mengatakan faktor pendidikan merupakan penunjang untuk mengahadapi setiap masalah yang ada di Indonesia. Pendidikan akan membuat generasi muda indonesia makin dewasa dalam berpikir dan bertindak, sehingga nantinya menghasilkan SDM  andal yang mampu bersaing secara global.

“Saya mengapresiasi GenBI Provinsi Bali yang telah tampil terdepan dalam memberikan contoh kepada masyarakat dalam aktivitas menjaga lingkungan. Ssaya berharap agar generasi muda Indonesia dapat melanjutkan estafet kepemimpinan dengan memaksimalkan potensi diri dan tetap menjaga idealisme,” harapnya.

Pada kesempatan itu dilakukan penanaman secara simbolis 10 bibit pohon Kelapa Daksina di Pantai Giri Emas, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng. Dari 1-000 bibit pohon, sebanyak 700 pohon ditanam di Desa Giri Emas dan 300 pohon di Desa Lemukih. (Mkf/Sir)