Amankan PT Freeport, Brimob Polda Bali Dikirim ke Papua

oleh
Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose melepas Satuan Brimob yang akan bertugas mengamankan PT Freeport di Papuan. (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Puluhan anggota Kompi Satuan Brimob Polda Bali dikrim ke Papua untuk pengamanan PT Freeport. Pelepasan pasukan elite Polri yang di-BKO Polda Papua itu berlangsung di Lapangan Iptu Sutarjo Mako Brimob Tohpati, Senin (15/7/2019). Dalam upacara itu, Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose bertindak sebagai inspektur upacara.

Selain Kapolda, upacara pengantaran Kompi Satbrimob Polda Bali BKO Polda Papua itu juga dihadiri para Pejabat Utama Polda Bali, Kapolresta Denpasar, Kapolres Badung serta Bhayangkari Satbrimob Polda Bali.

Dalam sambutannya, Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose menyampaikan rasa bangganya karena Polda Bali mendapat kepercayaan dari pimpinan Polri untuk mengemban tugas yang sangat mulia, yakni melaksanakan BKO Polda Papua. Polri yang merupakan pilar penjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia berkewajiban mengawal dan mengamankan PT Freeport Indonesia.

PT Freeport Indonesia merupakan salah satu dari sekian banyak obyek vital nasional yang bergerak di bidang pertambangan emas dan tembaga di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua.

“Dimana kita ketahui bersama bahwa PT Freeport Indonesia telah sanggup memberikan devisa lebih bagi Indonesia. Jadi, keamanan dan ketentraman di PT Freeport Indonesia tidak bisa diganggu gugat,” kata Golose.

Kapolda Bali juga memerintahkan para anggotanya menjalankan tugas dengan semangat, disiplin, tulus, ikhlas, serta berprilaku santun, humanis, dan penuh tanggung jawab.

“Kepada anggota, agar jaga diri dan selalu siap saat bertugas. Jaga kesehatan fisik dan sikap selama bertugas, tunjukan jiwa kesatria selama bertugas, jaga nama baik kesatuan, keluarga serta hindari tindakan yang dapat memicu konflik,” pesan jenderal bintang dua ini.

“Selamat bertugas Bhayangkara bangsa. Saya bangga dengan keberadaan kalian, ingatlah keluarga besar Polda Bali dan keluargra Saudara menanti Saudara kembali dari tanah Papua,” imbuhnya. (*)