19 Pesilat Bali akan Bertarung di Pra-PON Jakarta

oleh
Bupati Giri Prasta bersama Wabup Suiasa saat melepas Tim Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Bali yang akan berlaga pada pra PON ke-20 di Jakarta. (Ist)
banner 300250

Badung, suarabali.com – Sebanyak 19 pesilat dari Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Bali akan berlaga di ajang pra PON ke-20 di Jakarta. Minggu (10/11/2019), Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa melepas para pesilat itu di Rumah Jabatan Bupati, Puspem Badung.

Acara pelepasan atlet silat itu juga dihadiri Dewan Pendekar Persatuan Seni Pencak Silat (PSPS) Bakti Negara Pusat I Bagus Alit Sucipta, Sekretaris PSPS Bakti Negara I Bagus Nyoman Wiranata, dan para pelatih.

Bupati Giri Prasta dan Wabup Ketut Suiasa mengapresiasi semangat para atlet yang terbangun dan terbentuk dari keluarga besar Bakti Negara. Kesiapan mentalitas para atlet mulai dari fisik hingga teknik dari pribadi hingga para tim harus dijaga.

“Harapan kami, pertama tentang mentalitas para atlet harus terjaga. Kemudian ditambah pelatihan dan motivasi yang diberikan oleh pelatih, sehingga para atlet bisa berlaga dengan penuh semangat dan tampil maksimal pada waktunya untuk meraih prestasi. Kami berharap para atlet dan para pelatih sudah menyatakan kesiapannya untuk meraih prestasi,” ungkapnya.

Sementara Dewan Pendekar PSPS Bakti Negara Pusat I Bagus Alit Sucipta mengatakan kehadiran Tim Pencak Silat IPSI Bali menghadap Bupati Giri Prasta untuk berpamitan sekaligus memohon doa restu berkaitan dengan keikutsertaan pada pra PON di Jakarta yang akan dilaksanakan pada 12-17 November 2019.

Menurut dia, pihaknya sudah berlatih selama sebulan berkaitan dengan kesiapan 19 atlet yang akan bertanding.

“Kami sangat berterima kasih kepada Ketua DPD PSPS Bakti Negara Bapak I Nyoman Giri Prasta yang sudah banyak membantu dalam hal pendanaan. Karena dalam pra PON sekarang ini minim, bahkan keberangkatan saja yang ditanggung. Atas dasar itu, kita berinisiatif untuk membuat pembekalan mental dan astungkara kesiapan atlet sudah mencapai 100 persen,” paparnya.

“Kalau tidak ada halangan yang melintang, kita lihat dari 19 orang ini semua sudah yang terbaik, fisik mereka sudah siap, mental mereka sudah siap, dan astungkara bisa mendapatkan tiket sebanyak-banyaknya agar bisa nanti berlaga di PON yang akan datang,” imbiuhnya. (*)