Warga Karangasem Pilih Mengungsi ke Denpasar

oleh
banner 300250

Denpasar, Suarabali.com – Jumlah pengungsi akibat meningkatnya aktivitas Gunung Agung terus bertambah. Warga sekitar meninggalkan tempat dan memilih sekitar Denpasar, seperti Sanur sebagai salah satu tempat mengungsi. Terutama warga yang memiliki kerabat di kawasan tersebut.

Mengetahui hal itu, Walikota Denpasar Rai Mantra, bersama jajaran pejabat setempat dan Ketua PKK Kota Denpasar Ny. Selly Mantra berinisiatif memberikan dukungan moral langsung kepada para pengungsi yang berada di kawasan Sanur, tepatnya di jalan Sekuta Gg Harum, Jumat (22/9).

Rai Mantra menginstruksikan agar seluruh OPD terjun  langsung memberikan bantuan serta memantau para pengungsi yang berdatangan. Para Perbekel dan Lurah diminta mendata secara detail keberadaan para pengungsi yang datang ke wilayahnya masing-masing dan diberikan tempat yang memadai.

“Pertama langkah kita adalah menanggulangi serta berupaya mengoordinasikan mereka di tempat yang lebih baik. Dan tidak jauh dari lokasi ini ada tempat yang lebih layak serta representatif yang mana nantinya mereka bisa tinggal dengan baik sampai kondisi di daerahnya dinyatakan aman,” kata Rai Mantra.

Melihat kondisi para pengungsi yang sebagian besar membawa hewan ternak, Rai Mantra menginstruksikan pada dinas terkait untuk disiapkan pasar lelang hewan agar harga jual hewan tersebut tetap stabil dan terjaga kesehatannya. Namun, yang terpenting, lanjut Rai Mantra, saat ini adalah mendata para pengungsi, terutama balita dan anak-anak. Jika bencana alam ini melebihi seminggu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan sekolah terdekat dan dinas terkait untuk membantu menyiapkan sarana pendidikan bagi anak-anak pengungsi.

Sementara Plt. BPBD Kota Denpasar, Made Prapta mengatakan, warga Karangasem telah mengungsi ke tiga tempat yang ada di kawasan Sanur, yakni di jalan Sekuta Gg Harum sebanyak 34 KK dan 110 jiwa, di Sanur Kauh, Jalan Batur Sari 18 KK dengan 64 jiwa, serta di Gg Tunjung Sari 15 KK dan 63 jiwa.

“Kami sudah menyiapkan tempat yang lebih layak dan representatif yang berada di kawasan Serangan dan Jalan Danau Tempe Nomor 1 tepatnya di TPST3R,” kata Prapta.

Menurut Prapta, Pemkot Denpasar juga sudah memberikan bantuan pemeriksaan kesehatan dan paket sembakau. Selain itu pihaknya juga akan melakukan pendataan secara detail dan ter-update pertiga jam bagi para pengungsi yang berdatangan ke wilayah Denpasar.

Salah seorang pengungsi ) asal Banjar Bantas Desa Baturingit Kecamatan Kubu, Ketut Numpek (42) mengaku sangat berterima kasih terhadap perhatian semua pihak yang telah membatunya walaupun mereka bukan warga Denpasar

“Semoga situasi ini cepat nomal seperti sediakala sehingga kami bisa kembali beraktivitas sebagai mana mestinya di desa kami,” kata Numpek. (drn )