Wapres Jusuf Kalla Cek Kesiapan Venue Asian Games 2018

oleh
Wapres Jusuf Kalla saat meninjau Stadion Aquatik di Komplek GBK Senayan. (Ist)
banner 300250

Jakarta, suarabali.com – Menjelang perhelatan akbar Asian Games 2018 yang tinggal 14 hari lagi, Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla kembali melakukan pengecekan dan peninjauan kesiapan venue dan pelatnas cabang olahraga (cabor) yang berada di wilayah Jakarta pada Jumat (3/8/2018).

Menggunakan kendaraan bus, Wapres didampingi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrowi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono, Wakapolri Komjen Pol. Syafruddin selaku Chief de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, Ketua Pelaksana INASGOC Erick Tohir, beserta jajarannya berangkat dari kediaman dinas di Jalan Diponegoro menuju Wisma Wisma Atlet Kemayoran pukul 07.50 WIB.

Setiba di Wisma Atlet Kemayoran pukul 08.15 WIB, Wapres langsung disambut Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan, General Manager Archipelago International Cris J. Vogeley, dan Direktur Wisma Atlet INASGOC Tri Ananta Andrewan. Selama kurang lebih 45 menit, Wapres melakukan pengecekan dan mendengarkan penjelasan terkait dengan progres pembangunan wisma yang memiliki tujuh tower dengan 5.949 kamar ini.

Wapres melihat langsung kamar atlet yang berada di tower satu, lanskap, ruang makan atlet, serta sempat makan pisang di pinggir Kali Sentiong, kali yang sempat menimbulkan bau kurang sedap. Namun, hal tersebut dapat tertangani dengan baik melalui pemasangan jaring, nano buble, aerasi, perbaikan pagar, penambahan bakteri, dan instalasi pengolahan air mobile.

Setelah itu, Wapres beserta rombongan melanjutkan peninjauan ke Stadion Madya di Komplek GBK Senayan yang juga merupakan venue pelatnas cabor atletik. Di venue ini, Wapres tiba pukul 09.25 WIB langsung disambut oleh Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Bob Hasan. Di tengah diskusi dengan atlet, Wapres menyampaikan apresiasinya dan dorongan semangat kepada para atlet.

“Ini bukan hanya prestasi pribadi tetapi prestasi negara, kalian akan memuliakan negara jika berhasil,” ujarnya.

Cabor yang telah menerapkan metode unifikasi, yaitu menyatukan hati, pikiran, dan tenaga sebelum bertanding ini, harap Wapres, dapat mencapai prestasi yang terbaik pada Asian Games 2018.

Kemudian, Wapres melanjutkan peninjauan ke Stadion Aquatik Komplek GBK Senayan. Wapres berdikusi dengan para atlet cabor Polo Air dengan pelatih asal Serbia, Milos Sakovic, dan atlet renang beserta para pelatihnya. Di bawah binaan Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) Anindya Bakrie, para atlet dan pelatih dengan semangat dan optimisme mampu meraih hasil yang terbaik.

Setelah kunjungan di Aquatik, Wapres melanjutkan peninjuaan ke Stadion Utama GBK terkait dengan kesiapan pada workshop yang menyediakan perlengkapan peralatan yang dibutuhkan pada upacara pembukaan dan penutupan Asian Games 2018.

Menutup kunjungan kali ini, Wapres memimpin rapat koordinasi pengamanan pada persiapan pelaksanaan Asian Games 2018 bersama dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan dan Kebudayaan Puan Maharani dengan beberapa menteri dan para stakeholder terkait.

Mengawali rapat, Wapres menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah bekerja secara maksimal untuk menyukseskan Asian Games 2018. Wapres juga meminta kepada semua pihak agar dapat menyelesaikan dan menindaklanjuti permasalahan yang masih ditemui di lapangan.

“Seluruhnya sudah 100 persen kesiapannya, baik itu administrasi ataupun operasional telah siap,” lapor Ketua Kontingen Indonesia Komjen Pol. Syafruddin kepada Wapres.

CdM Komjen Pol. Syafruddin juga menyampaikan rencananya akan dilaksanakan pengukuhan kontingen Indonesia, tanggal 5 Agustus 2018 pukul 16.00 WIB di Istora Senayan untuk kemudian diharapkan dapat dilepas oleh Presiden antara tanggal 8 atau 9 Agustus 2018 di Istana Negara.

Hal lainnya yang dibahas dalam rapat seperti mengenai visa tenaga kerja asing, perubahan jadwal pertandingan, pengelolaan dan pencatatan aset, penambahan atlet dan official, kebijakan ganjil genap, pemberian tugas belajar di rumah, lokasi parkir serta dukungan transportasi kepada penonton dan suporter.

Dalam peninjauan, Wapres juga didampingi oleh Kepala Sekretariat Wakil Presiden Mohamad Oemar, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Bambang Widianto, Deputi Bidang Administrasi Guntur Iman Nefianto, Staf Khusus Wapres Bidang Penanggulangan Kemiskinan dan Otonomi Daerah Syahrul Udjud, Staf Khusus Wapres Bidang Ekonomi dan Keuangan Wijayanto Samirin, Staf Khusus Wapres bidang Komunikasi dan Informasi Husein Abdullah, Tim Ahli Wapres Sofyan Wanandi dan Muhammad Iksan. (*)