Wakapolda Bali: Perbedaan Pilihan Jangan Jadi Pemicu Konflik

oleh
Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Gede Alit Widana saat menghadiri kegiatan simakrama Kamtibmas di Balai Budaya Gianyar, Kamis (8/3/2018). (Ist)
banner 300250

Gianyar, suarabali.com – Beragam cara dilakukan Polda Bali untuk mewujudkan Pilkada yang aman dan damai di Bali. Kali ini, Dit Binmas Polda Bali menggelar kegiatan simakrama Kamtibmas dengan warga di Balai Budaya Gianyar, Kamis (8/3/2018).

Simakrama Kamtibmas tersebut dihadiri Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Gede Alit Widana bersama sejumlah pejabat utama Polda Bali dan anggota Polres Gianyar. Turut hadir Ketua PHDI Provinsi Bali, Ketua KPU Kabupaten Gianyar, dan Ketua Panwaslu Kabupaten Gianyar.

Simakrama tersebut juga dihadiri para Penglingsir Puri yang ada di Kabupen Gianyar, di antaranya Puri Ubud, Puri Peliatan, Puri Sukawati, Puri Blahbatuh, Puri Gianyar, serta para bendesa se-Kabupaten. Gianyar, tokoh pemuda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Saat membuka kegiatan tersebut, Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Gede Alit Widana menyampaikan beberapa tahapan Pilkada Serantak 2018 yang sudah terlaksana. Untuk itu, dia berharap semua pihak dapat menyikapi secara cerdas dan bijak tentang perbedaan pilihan dan pandangan. Perbedaan itu, kata dia,  jangan dipakai sebagai pemicu hingga sampai terjadinya konflik.

“Sehingga, dengan dilaksanakannya kegiatan simakrama Kamtibmas ini, diharapkan dapat menyejukkan jalannya Pilkada di Provinsi Bali dan dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Ketua PHDI Provinsi Bali Prof. I Gusti Ngurah Sudiana berharap Pilkada dapat membawa kedamaian. “Jangan sampai masyarakat menjadi terpecah dalam persaudaraan. Semoga semua tahapan Pilkada dapat berjalan sesuai aturan yang ada. “Sehingga, masyarakat Bali selalu merasa nyaman dan damai.” ujarnya. (Sir)