Wakapolda Bali Bersama Tujuh Pamen Resmi Diganti

oleh
Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose memimpin upacara serah terima jabatan Wakapolda Bali dan tujuh pamen di Gedung Perkasa Raga Garwita (PRG) Polda Bali, Senin (30/4/2018). (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Wakapolda Bali dan tujuh perwira menengah (pamen) lainnya resmi diganti. Serah terima jabatan dipimpin Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose di Gedung Perkasa Raga Garwita (PRG) Polda Bali, Senin (30/4/2018).

Brigjen Pol. I Gede Alit Widana yang setahun lebih menjabat Wakapolda Bali pindah tugas sebagai Kasespimmen Sespim Lemdiklat Polri. Dia digantikan Brigjen Pol. I Wayan Sunartha yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Bali. Sebelumnya, I Wayan Sunartha juga pernah menjabat sebagai Kapolresta Denpasar dan Direktur Lalu Lintas Polda Bali.

Selain Wakapolda, Direktur Reserse Narkoba Polda Bali Kombes Pol. Muhammad Arief Ramdhani juga dipindah tugas menjadi Kalemkermadalug Waketbidkermadianmas STIK Lemdiklat. Selama menjabat, perwira melati tiga ini panen tangkapan narkotika. Kini, tugasnya dilanjutkan oleh Kombes Pol. Gunarso yang sebelumnya menjabat Gadik Utama Sespimma Sespim Lemdiklat Polri.

Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Pol. Sang Made Mahendra Jaya pindah tuga sebagai Kasetum Polri. Dia digantikan Kombes Pol. Andi Fairan.

Kabid Propam Polda Bali Kombes Pol. Benny Arjanto pindah tugas sebagai Widyaiswara Muda Sespim Lemdiklat Polri. Jabatan yang ditinggalkan mantan Kapolres Badung ini diisi AKBP Radjo Alriadi Harahap, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubbid Sespimmen Bidang Pengsos Sespim Polri Lemdikpol.

Kasat Brimob Polda Bali Kombes Pol. Laksana pindah tugas sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Brigade Mobil Korbrimob Polri dalam rangka Dikreg XLV Sesko TNI TA 2018. Kemudian, jabatan Kasat Brimob Polda Bali dipercayakan kepada Kombes Pol. Yopie Indra Prasetya Sepang, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Brimob Polda NTT.

Tidak hanya pejabat utama Polda Bali, tiga Kasatwil (Kepala Satuan Wilayah) juga dimutasi. Kapolres Gianyar AKBP Djoni Widodo pindah tugas sebagai Wadir Lantas Polda Bali. Jabatan perwira melati dua ini digantikan Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo.

AKBP Budi Pardamean Saragih yang sebelumnya menjabat Kasubdit II Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali memegang tongkat kepemimpinan di Polres Jembrana.

Kemudian, AKBP Marsdianto yang menjabat Kapolres Tabanan dimutasi sebagai Wadir Reskrimsus Polda Kaltara. Dia digantikan AKBP I Made Sinar Subawa, yang sebelumnya menjabat sebagai Penyidik Madya Direktrorat Reskrimum Polda Bali.

Saat memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) tersebut, Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose mengatakan mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dan biasa dilakukan di lingkungan organisasi Polri. Tujuannya, untuk dinamisasi dan pengembangan karier anggota serta penyegaran terhadap suasana manajerial dalam organisasi yang diharapkan dapat memotivasi anggota untuk berbuat dan bekerja lebih baik lagi guna meningkatkan kinerja sesuai dengan harapan masyarakat.

“Saya sebagai pimpinan Polda Bali mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pejabat lama yang telah memberikan kontribusi untuk kemajuan dan peningkatan kinerja Polda Bali,” ucapnya.

Kapolda meminta kepada pejabat lama yang masih kembali menjabat di wilayah Polda Bali agar meningkatkan dedikasi dan loyalitas kerja. Kapolda juga meminta kepada pejabat yang baru untuk segera menyesuaikan diri dengan jabatan dan lingkungan tugas yang baru.

“Identifikasi critical point di wilayah masing-masing dengan melakukan pemetaan terhadap potensi ancaman dan cara penanggulangannya. Ciptakan trobosan kreatif yang dapat menunjang kinerja kesatuan dan lanjutkan program-program yang sudah berjalan guna meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri,” tegas Kapolda Bali.

Jenderal lulusan Akpol tahun 1988 ini menjelaskan, jajaran Polda Bali bersama stakeholder lainnya akan melaksanakan pengamanan terhadap berbagai kegiatan berskala nasional maupun internasional. Mulai dari pengamanan May Day, Idul Fitri, Pilkada Serentak hingga IMF-WB Annual Meeting 2018 pada Oktober mendatang.

“Untuk itu, seluruh pejabat utama agar membangun kerjasama yang harmonis untuk meningkatkan soliditas internal dan eksternal dalam menghadapi setiap tantangan tugas,” pungkasnya. (*/Sir)