Usut Kasus Tabloid Indonesia Barokah, Bareskrim Polri Bentuk Tim

oleh
Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi mengadukan Tabloid Indonesia Barokah ke Mabes Polri, lantaran dianggap menyudutkan pasangan capres-cawapres nomor urut 02. (Ist)
banner 300250

Jakarta, suarabali.com – Mabes Polri merespon cepat pengaduan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi terkait beredarnya Tabloid Indonesia Barokah. Untuk menindaklanjuti kasus tersebut, Bareskrim Polri membentuk tim.

BPN Prabowo-Sandi mengadukan Tabloid Indonesia Barokah ke Mabes Polri, lantaran tabloid tersebut dianggap menyudutkan pasangan capres-cawapres nomor urut 02.

“Tim dari Pidum Bareskrim sudah dibentuk untuk mengkaji laporan BPN terkait Tabloid Indonesia Barokah,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (28/1/2019).

Karo Penmas mengatakan kajian akan dilakukan sambil menunggu rekomendasi dari Dewan Pers. Saat ini, Polri belum bisa bertindak lebih jauh karena kasus Indonesia Barokah diduga menyangkut produk pers.

“Kami tunggu surat resmi (rekomendasi) dari Dewan Pers. Kami minta pekan ini,” tegas Dedi Prasetyo.

Rekomendasi Dewan Pers dibutuhkan untuk menentukan langkah apa yang akan dilakukan kepolisian terkait kasus tersebut.

“Kalau pelangggaran jurnalistik (cukup) Dewan Pers yang menangani. Kalau tidak ada pelanggaran jurnalistik diserahkan ke Polri. Polri nanti akan kaji juga konten di tabloid tersebut,” tutur jenderal bintang satu itu. (*)