Usai Pilgub Bali, Rai Mantra Fokus Bekerja untuk Masyarakat Denpasar

oleh
Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra. (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Kalah dalam perolehan suara dalam Pilgub Bali tak membuat Rai Mantra berkecil hati. Sosok yang saat ini masih menjabat sebagai Wali Kota Denpasar ini bertekad tetap mengabdi untuk masyarakat.

Sebagai Wali Kota Denpasar hingga tahun 2021, Rai Mantra mengaku akan bekerja secara profesional untuk masyarakat Denpasar. Cagub Bali nomor urut 2 ini juga mengapresiasi siapapun yang memberikan ruang baginya untuk pengabdian kepada masyarakat.

“Sesuai dengan visi misi Padmaksara dengan motto Sewaka Dharma akan terus bekerja dan mengabdi kepada masyarakat secara profesional,” kata putra mantan Gubernur Bali IB Mantra ini, Senin (9/7/2018) lalu.

Bagi Rai Mantra, perhelatan Pilgub Bali telah usai. Sehingga, siapapun yang terlibat di dalam pesta demokrasi itu sejatinya adalah teman dalam politik. “Dalam politik semua adalah kawan yang berkompetisi, namun tetap mengedepankan kepentingan masyarakat,” ujar Rai Mantra.

Seperti diberitakan sebelumnya,  Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali (KPU Bali) telah melakukan rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat provinsi dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Tahun 2018, Minggu (8/7/2018).

Berdasarkan hasil penghitungan suara, pasangan calon nomor urut 1, Wayan Koster dan Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace) memperoleh suara sebanyak 1.213.075 suara (57,68%).

Sedangkan pasangan calon nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan I Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta) memperoleh sebanyak 889.930 suara (42,32%).

Tahapan selanjutnya adalah penetapan pasangan calon terpilih yang dilaksanakan setelah Mahkamah Konstitusi (MK) menyampaikan bahwa tidak ada perselisihan hasil pemilihan dalam pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali tahun 2018. (*/Sir)