Transparansi Pemeriksaan Saksi, Kejari Gianyar Luncurkan SERSAN

oleh
Kepala Kejari Gianyar Agung Mardiwibowo menandatangani Pembangunan Zona Intergritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih. (Ist)
banner 300250

Gianyar, suarabali.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar meluncurkan Sistem Pemeriksaan Transparan (SERSAN) guna mengintensifkan dan mengoptimalkan pemeriksaan kepada masyarakat yang dipanggil sebagai saksi dalam perkara tindak pidana korupsi.


Kepala Kejari Gianyar Agung Mardiwibowo mengatakan, dengan menggunakan sistem IT ini, Tim yang memeriksa para saksi tersebut sudah terintegrasi dengan pimpinan, dalam hal ini Kasi Pidsus dan Kajari dimana pimpinan bisa memantau kegiatan pemeriksaan langsung melalui CCTV dan alat perekam suara yang dapat merekam seluruh kegiatan pemeriksaan. Selain itu, juga saling mengingatkan langsung melalui aplikasi dalam sistem SERSAN Gianyar tersebut.

Saat ini seluruh kegiatan pemeriksaan saksi, baik dalam tahap penyelidikan maupun tahap penyidikan, dilakukan terpusat pada ruang pemeriksaan Pidana Khusus (Pidsus). Sistem ini bertujuan meminimalisasi pemanggilan yang berulang-ulang kepada masyarakat yang dpanggil sebagai saksi atas perkara tindak pidana korupsi. Sehingga, para saksi tersebut tidak perlu berkali-kali datang ke kantor Kejaksaan Negeri Gianyar untuk memenuhi panggilan jaksa penyidik.

Agung Mardiwibowo menambahkan, peluncuran SERSAN merupakan salah satu komitmen Kejaksaan Negeri Gianyar untuk memberikan pelayanan yang cepat dan transparan, tetapi tetap terjaga kerahasiannya kepada masyarakat di wilayah hukum Kabupaten Gianyar.

“Sersan ini kita hadirkan untuk menjawab keengganan masyarakat yang hadir sebagai saksi atas perkara tindak pidana korupsi. Yang awalnya mesti datang berulang-ulang, dengan sistem terintegrasi ini, bisa lebih cepat dan optimal, bahkan cukup dengan sekali datang,” kata Agung Mardiwibowo.

Selain meluncurkan SERSAN,  Kejaksaan Negeri Gianyar juga melakukan penandatanganan perjanjian kinerja dengan semua pegawai agar program-program kerja dapat dilaksanakan sesuai rencana dan tepat waktu serta semua pegawai Kajari juga menandatangani Pembangunan Zona Intergritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani agar Kejari Gianyar mendapatkan predikat WBBM pada 2020.

“Hari ini kita juga serahkan DIPA (Daftar Isian Penggunaan Anggaran). Ini salah satu bentuk transparansi kita kepada semua pegawai. Tidak ada namanya umpet-umpetan,” tambah Agung Mardiwibowo. (*)