Tingkatkan Pengamanan, Polda Bali Tetapkan Status Siaga 1

oleh
Polisi memeriksa setiap kendaraan yang masuk ke wilayah Bali. (ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Serangan bom yang dilancarkan kelompok teroris di sejumlah tempat di Surabaya, Jawa Timur pada Minggu (13/5/2018) membuat Polri meningkatkan pengamanan. Bahkan, Polda Bali menetapkan status siaga 1 untuk mengantisipasi adanya ancaman dan serangan teroris.

Polda Bali memperketat penjagaan di seluruh pintu keluar-masuk Bali. Polisi juga menjaga ketat gereja, terminal, dan markas-markas polisi. Selain itu, polisi juga mengimbau masyarakat agar menjauhi tempat keramaian dan meningkatkan kewaspadaan.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja mengatakan pengamanan ditingkatkan pasca peristiwa kerusuhan napi teroris di Rutan Mako Brimob Depok dan ledakan bom di sejumlah gereja di Surabaya. Yang terbaru, ledakan bom di pos pemeriksaan Markas Polrestabes Surabaya, Senin (14/5/2018).

Seluruh pelabuhan, bandara dan jalur-jalur masuk menuju Bali diperketat penjagaannya. “Patroli juga ditingkatkan serta menjaga anggota yang bertugas di lapangan. Kami akan melakukan tindakan tegas dan keras tapi terukur terhadap orang-orang yang dianggap mengganggu kamtibmas,” katanya.

Hengky Widjaja menambahkan, berkaitan dengan peristiwa terorisme tersebut, masyarakat diminta tetap tenang tapi waspada. Dia juga mengimbau masyarakat untuk sementara mengurangi kegiatan mengunjungi tempat-tempat keramaian.

“Kami harapkan masyarakat memberikan informasi kepada kepolisian apabila melihat orang atau kegiatan-kegiatan mencurigakan agar kami bisa cepat melakukan tindakan,” ungkapnya. (*/Sir)