Tim Pemenangan Paslon Sepakati Pilkada Damai di Bali

oleh
Seluruh stakeholder Pilgub Bali 2018 foto bersama di aula Mapolres Badung, Selasa (20/2/2018). (Foto: Dsd)
banner 300250

Badung, suarabali.com – Tim pemenangan dua pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Bali menandatangani kesepakatan Pilkada Damai di aula Mapolres Badung, Selasa (20/2/2018).

Dalam penandatangan tersebut, tim pemenangan paslon nomor urut 1 Koster-Ace diwakili I Gusti Anom Gumanti. Sementara tim pemenangan paslon nomor urut 2 Mantra-Kerta diwakili I Gusti Ketut Puriarta.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta, Dandim 1611 Badung diwakili Pabung Kodim Badung Mayor Inf. Putu Sukadana, ‎Ketua KPU Kabupaten  Badung, Ketua Panwaslu Kabupaten Badung, Penglingsir Puri Mengwi, Penglingsir Puri Carangsari, Kesbangpolinmas diwakili Kabid Politik, para Ketua DPC Parpol, para Kasat ‎dan Kapolsek jajaran Polres Badung.

Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta mengatakan penandatanganan kesepakatan damai ini merupakan bukti semangat kesatuan untuk mewujudkan pelaksanaan Pilkada yang damai, langsung, umum, bebas, rahasia,  jujur, dan adil.

“Kepolisian yang didukung oleh TNI bertugas untuk mengamankan jalannya pesta demokrasi ini dengan menjunjung tinggi netralitas,” kata Kapolres.

Tokoh masyarakat dan agama yang hadir pada kesempatan tersebut menginginkan kampanye berlangsung secara aman dan damai.

“Oleh karena itu, kesempatan yang berharga ini, kita berkumpul bersama dalam mewujudkan kampanye pemilukada damai, aman, dan tertib yang dituangkan dalam kesepakatan bersama tim pemenangan paslon Gubernur Bali  dengan penyelenggara Pilkada dan Polres Badung,” terangnya di Badung,  Selasa (20/2/2018).

Kapolres mengatakan tahapan kampanye yang dibangun dalam semangat kedewasan berpolitik, bermain cantik, dan menawan untuk mendapatkan daya tarik pemilih merupakan pilihan strategis untuk memenangkan Pilkada.

Itu sebabnya, dia mengajak semua pihak mengindari kampanye yang tidak simpatik dan cenderung memunculkan kekerasan sosial. Sebab, hal itu hanya akan menuai sikap antipati dari masyarakat yang merugikan upaya penggalangan dukungan bagi paslon.

Rangkaian kegiatan tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai bukti bahwa seluruh stakeholder bertekad mewujudkan Pilgub Bali yang aman.

“Hari ini, disaksikan berbagai elemen tokoh masyarakat dan pengemban fungsi pelaksana Pilkada 2018 Kabupaten Badung , tim pemenangan masing-masing pasangan calon bersepakat untuk bersama-sama menciptakan Pilgub Bali 2018 yang aman dan damai. Ini merupakan langkah maju dalam pesta demokrasi,“ ujar Kapolres. (Dsd/Sir)