Tiga Anggota Polda Bali Dianugerahi Unamid Medal

oleh
Tiga anggota Polda Bali yang tergabung dalam FPU 10 Indonesia dianugerahi Unamid Medal atas prestasinya menjaga perdamaian di Sudan. (Ist)
banner 300250

Sudan, suarabali.com – Tiga anggota Polda Bali yang tergabung dalam FPU 10 Indonesia dianugerahi Unamid Medal atas prestasinya menjaga perdamaian di Sudan. Mereka adalah Iptu Made Martadi (perwira Ro Ops), Brigadir Putu Brahma (anggota Satbrimob), dan Brigadir Nengah Anggar Setiawan (anggota Polres Karangasem).

FPU 10 Indonesia adalah satgas Polri yang beranggotakan 140 orang personel terbaik Polri untuk menjadi pasukan penjaga perdamaian PBB di Sudan. Tiga dari 140 orang tersebut adalah anggota Polda Bali.

Tiga anggota Polda Bali bersama anggota FPU 10 Indonesia lainnya mendapat Unamid Medal atas profesionalismenya menjalankan tugas selama satu tahun terakhir di Sudan.

Tugas utama FPU 10 Indonesia adalah menjaga staf dan properti PBB, melindungi warga sipil, dan mendukung kegiatan operasi kepolisian lokal. Dalam kegiatan sehari-hari, pasukan Indonesia juga sering mengadakan kegiatan amal di kamp pengungsi, panti asuhan, dan sekolah-sekolah di kamp pengungsi. Mereka menyumbangkan alat tulis, pakaian, tas sekolah, dan berbagai keperluan ibadah.

Misi Unamid merupakan misi yang paling berat dari semua misi PBB di dunia seperti di Kongo, Haiti, Sudan Selatan, dan lain-lain. FPU Indonesia pada enam bulan pertama telah menjalankan tugas secara profesional dan penuh tanggung jawab, khususnya ketika situasi di Darfur sedang membutuhkan tenaga profesional dalam mengamankan beberapa kamp dan perkampungan yang sedang mengalami konflik.

FPU Indonesia disebar di daerah Kutum yang sedang konflik dan hasil yang dicapai cukup menggemberikan. FPU Indonesia bukan saja profesional dalam menjalankan tugas di lapangan, tetapi juga mampu membawa misi PBB di tengah-tengah masyarakat Sudan, khususnya di Darfur.

Ini disebabkan budaya dan tata krama yang ditunjukkan oleh personil FPU 10 Indonesia betul-betul mencerminkan budaya bangsa Indonesia. Sehingga, patut diberikan penghargaan karena telah berperan sebagai misi perdamaian yang profesional dan menjadi duta-duta bangsa yang baik. (*)