Terlibat Kasus Cyber Fraud, 105 Orang China Dideportasi dari Bali

oleh
Sebanyak 105 warga negara China yang terlibat kasus cyber fraud dideportasi ke negara asalnya. Mereka diberangkatkan dari Bandara I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Rabu (6/6/2018). (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Sebanyak 105 warga negara China yang terlibat tindak pidana cyber fraud internasional dideportasi ke negara asalnya. Mereka ditangkap di tiga lokasi berbeda di Bali.

“Ada 105 orang asing berkewarganegaraan China, di antaranya 94 orang laki-laki dan 11 orang perempuan dalam kasus tindak pidana cyber fraud internasional,” kata Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Wayan Sunartha dalam konfrensi pers di Bandara I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Rabu (6/6/2018).

Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Wayan Sunartha memberi keterangan pers di Bandara I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Rabu (6/6/2018). (Ist)

Wayan Sunartha menjelaskan, Unit Cyber Crime Direktorat Reskrimsus Polda Bali bersama Satgas CTOC Polda Bali berhasil menangkap 105 warga negara China di tiga lokasi yang berbeda. Lokasi pertama di Jalan Perumahan Mutiara Abianbase No. 1 Mengwi, Badung. Di tempat itu, petugas berhasil mengamankan 43 warga negara China dengan rincian 7 perempuan dan 36 laki-laki.

Lokasi kedua di Jalan Bedahulu XI Nomor 39 Denpasar. Di tempat itu, petugas mengamankan 30 warga negara dengan rincian 3 perempuan dan 27 laki-laki. Kemudian, lokasi ketiga di Jalan Gatsu I Nomor 9 Denpasar. Di tempat itu, petugas kembali mengamankan 32 warga negara China dengan rincian 1 perempuan dan 31 laki-laki.

Selain mengamankan 105 warga negara China, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa telepon, laptop, paspor, handphone, router, printer, dan HUB yang digunakan untuk melakukan tindak pidana cyber fraud.

Para pelaku dijemput Kepolisian China menggunakan pesawat khusus. (Ist)

Sebelumnya, kata Wayan Sunartha, Unit Cyber Crime Direktorat Reskrimsus Polda Bali bersama Satgas CTOC Polda Bali melakukan joint investigation dengan Kepolisian China untuk mengungkap jaringan tersebut dan melakukan proses penegakan hukum sampai proses deportasi yang dilaksanakan pada hari ini (6/6/2018).

“Polda Bali juga berkoordinasi dengan pihak imigrasi,” kata jenderal polisi bintang satu di pundak ini.

Sebanyak 105 warga negara China yang ditangkap dalam kasus tindak pidana cyber fraud tersebut dijemput oleh Kepolisian China menggunakan pesawat khusus dan diberangkatkan dari Bandara Ngurah Rai pada pukul 12.20 WITA. (*/Sir)