Terkait Hoaks Surat Suara, Andi Arief dan Tengku Zulkarnain Belum Diperiksa Polisi

oleh
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Dedi Prasetyo. (Ist)
banner 300250

Jakarta, suarabali.com – Hingga kini, Bareskrim Mabes Polri belum memeriksa Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief dan tokoh ulama Tengku Zulkarnain terkait hoaks surat suara tercoblos di Tanjung Priuk. Alasannya, Polri masih perlu mengkaji dan menganalisa laporan yang sudah diterima terkait masalah itu.

Meski demikina, Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Dedi Prasetyo  menyatakan pihaknya akan tetap menindak-lanjuti setiap laporan yang diterima, tidak terkecuali Andi Arief dan Ustad Tengku Zulkarnain.

“Semua dalam proses. Tim butuh waktu karena harus mempelajari, mengkaji, dan menganalisa laporan yang diterima. Kami sedang menunggu update dari tim penyidik,” kata Dedi Prasetyo kepada wartawan, Minggu (6/1/2019).

Sementara Ketua KPU Arief Budiman berharap agar Polri segera memproses kasus berita bohong tentang adanya surat suara yang telah dicoblos di Tanjung Priok. Apalagi, kata dia, KPU telah melaporkan masalah tersebut ke Bareskrim Mabes Polri.

Meski demikian, Arief Budiman menolak tudingan jika keberangkatannya ke Bea Cukai Tanjung Priok karena cuitan Andi Arief di twitter.

“Keberangkatan kami sebenarnya juga sudah tahu, kalau memang ini berita hoaks. Tapi, kan harus dibuktikan, makanya kami berangkat. Kami juga tahu kalau itu hoaks,” timpalnya. (*)