Tangan Kanan Cacat, Ketut Kariasa Dapat Bantuan Gubernur Bali

oleh
Staf Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali menyerahkan bantuan sejumlah uang kepada Ketut Kariasa di rumahnya, Dusun Dajan Margi, Desa Nagasepaha, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Senin (16/4/2018). (Ist)
banner 300250

Buleleng, suarabali.com – Kondisi Ketut Kariasa (40) yang mengalami cacat permanen pada tangan kanannya akibat jatuh dari pohon saat bekerja, mendapat perhatian dari Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Secara khusus, Pastika mengutus staf Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali untuk meninjau sekaligus menyerahkan bantuan sejumlah uang kepada Kariasa di rumahnya, Dusun Dajan Margi, Desa Nagasepaha, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Senin (16/4/2018).

Pasca kecelakaan yang dialami Kariasa beberapa tahun yang lalu membuat tangan kananya kini cacat permanen. Kariasa yang hanya tinggal seorang diri, karena belum menikah ini menceritakan jika dulu saat bekerja memotong dahan pohon, dia jatuh akibat terpental dahan yang di potongnya. Akibat kejadian tersebut, tangan kanan Kariasa tidak bisa kembali normal, karena tulangnya remuk serta saraf jari tangan tidak berfungsi lagi.

“Kejadiannya sudah lama. Waktu saya motong pohon, saya ikut terpental kemudian jatuh. Tulang tangan saya remuk, jari tangan juga tidak bisa digerakkan. Setelah musibah itu, saya tidak lagi bisa bekerja,” tutur Kariasa.

Kariasa mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Bali yang telah memberikan perhatian khusus pada dirinya. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Bali, karena telah memperoleh bantuan bedah rumah dimana saat ini masih dalam tahap pembangunan.

“Terima kasih untuk Pak Gubernur, terima kasih juga untuk Pemprov Bali. Saya sudah dapat bantuan bedah rumah, semoga bapak bisa terus memperhatikan masyarakatnya yang kondisinya seperti saya ini,” ungkapnya.

Kepala Dusun Dajan Margi, Desa Nagasepaha, Ketut Tastra (44  mengatakan bantuan yang diberikan kepada Ketut Kariasa sangat membantu mengingat Kariasa tidak bisa lagi bekerja secara normal. Selama ini bantuan kesejahteraan dari pemerintah seperti beras sejahtera, Kartu Indonesia Sehat (KIS), serta bantuan lainnya sudah diterima Kariasa.

Tastra juga berharap agar program-program yang pro terhadap rakyat miskin bisa terus berlanjut. Menurut dia, program pengentasan kemiskinan selama ini telah dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. (*/Sir)