Talenta Muda Jebolan Bali IFC 2018 Diharap Terus Berjaya

oleh
Bali International Football Championship (IBC) U-15 2018 Piala Menpora. (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Pagelaran Bali International Football Championship (IBC) U-15 2018 Piala Menpora yang diikuti 12 tim dari sembilan negara telah berakhir.

Dirilis fin.co.id, tim perwakilan dari Indonesia, Bara FC berhasil meraih gelar juara usai mengalahkan sesama tim dari Tanah Air, Timnas Pelajar U-15, lewat drama adu penalti 5-4. Adu penalti itu terpaksa dilakukan setelah pada pertandingan waktu normal kedudukan sama kuat 1-1.

Dari lima pemain yang menjadi algojo, empat tendangan masing-masing tim mampu menciptakan gol, sehingga membuat kedudukan sama kuat 4-4. Tendangan penalti akhirnya masuk putaran kedua. Bara FC yang menurunkan Arya Wijaya sukses menjebol gawang Timnas U-15 yang dikawal oleh Muhammad Rafi sehingga membuat kedudukan akhir 5-4 (6-5).

“Rasa haru, senang dan bangga menyelimuti hati ini ketika melihat para punggawa baik dari Bara FC besutan Bambang Ito maupun Timnas U-15 besutan Firman Utina yang sama-sama tampil dalam final BIFC U-15 Piala Menpora 2018 yang berakhir dengan adu finalti,” ungkap Asisten Deputi Olahraga Bidang Pendidikan Kemenpora, Alman Hudri kepada fin.co.id, Kamis (13/12/2018).

Alman mengaku pihaknya dalam hal ini Kemenpora sedang merencankan agar talenta-talenta muda di Indonesia terus mampu berpretasi di tingkat dunia.

“Di balik perasaan itu semua, kegamangan selalu menggelayuti pikiran saya. Bagaimana cara menyatukan visi dan misi pembinaan talenta muda berbakat ini untuk kepentingan Indonesia yang mendunia,” tegas Alman.

“Dari sekian banyak talenta muda yang ada, baik yang berlatih di dalam maupun di luar negeri (U-14, U-15, U-16, U-17) dari kelompok usia masing-masing sangat banyak jumlahnya dengan diiringi sejumlah prestasi yang membanggakan,” sambungnya.

Oleh sebab itu, dia berharap para talenta-telanta muda berbakat jebolan Bali IFC U-15 2018 Piala Menpora bisa terus berjaya hingga meraih prestasi yang membanggakan.

“Namun kita juga selalu kecewa ketika Tim ini (tim usia muda) beranjak pada usia 21 atau dewasa. Semoga talenta yang ada ini (di Bali IFC 2018) dapat terus berjaya dengan prestasi yang mendunia,” tukas Alman. (*)