Tak Mau Diceraikan, Seorang Dokter Tembak Istrinya

oleh
Abdul Kadir (pakai masker), saksi mata penembakan saat akan dimintai keterangannya di Mapolda Metro Jaya.
banner 300250
Jakarta, suarabali.com – Seorang dokter ditembak hingga tewas di dalam sebuah Klinik Azzahra di Jalan Dewi Sartika, Cawang Jakarta Timur. Pelaku yang diketahui juga seorang dokter berinisial H, diduga kalap karena hendak diceraikan istrinya.

Peristiwa penembakan yang sempat mengagetkan warga tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, saat korban  yang diketahui bernama dr Letty sedang melakukan aktivitasnya.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo mengatakan pelaku menembak korban karena tidak ingin diceraikan oleh istrinya itu.
“Dugaan sementara ini persoalan rumah tangga. Sang suami tidak mau cerai, karena istrinya menggugat (cerai),” kata Andry kepada wartawan di lokasi, Kamis (9/11).
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, ketika korban sedang duduk-duduk di klinik. Tiba-tiba pelaku datang menghampiri korban dan memberondong korban dengan enam tembakan setelah terjadi cekcok.
Setelah itu pelaku melarikan diri. Namun menurut informasi, rupanya pelaku menyerahkan diri ke aparat polisi. Dua pucuk senjata api juga disita polisi dari pelaku.
Sementara, dua orang saksi yang berada di lokasi kejadian saat peristiwa berlangsung, dibawa ke Polda Metro Jaya, Kamis petang tadi.
Mereka adalah Abdul Kadir dan Nabila, yang merupakan pegawai di tempat korban bekerja. Kedua saksi tersebut masih syok saat ditanya wartawan.
Salah satu saksi bernama Kadir, membenarkan bahwa pelaku adalah suaminya bernama Helmi.
“Iya, (pelaku) namanya Helmi,” kata Kadir.(Tjg)