Tak Bayar Utang, Dua Pria Ini Bawa Kabur Mobil dengan Kunci Duplikat

oleh
Dua tersangka nekat membawa kabur mobil rekannya lantaran tidak membayar utang. Keduanya ditangkap polisi di seputaran Renon, Denpasar, Rabu (8/1/2020). (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Berlatar belakang utang-piutang, Kadek Wijana Wiranata (52) dan Lalu Hendrayani (39) nekat membawa kabur mobil rekannya lantaran tidak membayar utang sebesar Rp 35 juta. Akibat perbutannya, kedua pria ini akhirnya ditangkap anggota Resmob Satreskrim Polresta Denpasar di seputaran Renon, Denpasar, Rabu (8/1/2020).

“Modus pelaku, yakni membuat kunci duplikat untuk mengambil kendaraan,” kata Wakapolresta Denpasar I Wayan Jiartana, didampingi Wakasat Reskrim saat ekspose di Mapolresta Denpasar, Jumat (10/1/2020).

Kasus pencurian mobil tersebut berawal dari persoalan utang-piutang antara pelapor bernama Abdul Said (38) dengan salah satu pelaku, di mana Abdul Said mempunyai utang sebesar Rp35 juta.

Kadek Wijana Wiranata kemudian mengajak Lalu Hendrayani mendatangi kos Abdul Said di Jalan Kusuma Dewa nomor 100 X, Denpasar Barat, Kamis (2/1/2020) sekitar pukul 18.00 WITA. Sayangnya, Said tengah pulang kampung.

Merasa jengkel, Kadek Wijana menyuruh Hendrayani memanggil tukang kunci untuk membuat kunci duplikat guna membuka pintu mobil Daihatsu Xenia di garasi kos Abdul Said. “Setelah itu, kedua pelaku membawa mobil ke tempat tinggal Hendrayani di Jalan Sedap Malam, Denpasar,” beber Wakapolresta.

Kedua pelaku juga mengganti plat nomor polisi dari DK 1691 MJ dengan plat palsu dengan nomor polisi K 9248 GN. Oleh para pelaku, mobil tersebut dititipkan ke bengkel cat mobil di Jalan Danau Poso Sanur, Denpasar Selatan.

Wakapolresta menerangkan, terungkapnya aksi pelaku berawal dari pemilik kendaraan bernama I Putu Edi Santika Darma (32) mendatangi kos Abdul Said untuk mencari kendaraannya, Minggu (5/1/2020).

Karena tidak ada, pemilik mobil menghubungi Abdul Said yang sedang berada di Sidoarjo, Jawa Timur. Mendengar mobil korban tidak ada, Abdul Said datang ke Bali. Dari keterangan warga, mobil yang diparkir diambil oleh dua orang.

Tim Resmob Satreskrim Polresta Denpasar dengan di-backup Satgas CTOC Polda Bali, yang melakukan penyelidikan pasca menerima laporan pencurian mobil berhasil menangkap kedua pelaku di seputaran Renon, Denpasar, Rabu (8/1/2020).

Terkait pelaku mengganti plat nomor kendaraan, Wakapolresta menyebut ada indikasi para pelaku hendak membawa mobil keluar dari Bali untuk dijual.

“Kasus ini muncul karena persoalan utang-piutang antara pelapor dengan pelaku. Hanya saja mobil yang diambil bukan milik pelapor, melainkan milik orang lain,” katanya.

Pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukumannya, 7 tahun penjara. (*)