Siapkan Evakuasi, Tim SAR Gabungan Siaga 24 Jam

oleh
Tim SAR Gabungan siaga 24 jam jika sewaktu-waktu dibutuhkan. (Ist)
banner 300250

Karangasem, suarabali.com – Tim SAR Gabungan bersiap melakukan evakuasi menyusul hujan abu vulkanik yang disemburkan Gunung Agung, Jumat (8/12/2017) pagi.Tim SAR juga meminta warga menjauhi Sungai Yeh Sah untuk menghindari lahar hujan yang mengalir ke sungai di sekitar Gunung Agung itu.

Berdasarkan pantauan Tim SAR Gabungan dua hari terakhir, air hujan bercampur material erupsi Gunung Agung mengalir deras ke Sungai Yeh Sah.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada mengantisipasi kondisi cuaca ekstrim hujan lebat yang menyebabkan banjir lahar hujan,” kata Kepala Kantor SAR Denpasar, Ketut Gede Ardana.

Menurut dia, masyarakat harus melakukan langkah antisipasi demi menjaga keselamatan. “Kalau nanti benar-benar terjadi letusan, jangan sampai ada korban jiwa,” tegasnya.

Sebanyak 209 anggota Tim SAR Gabungan siaga 24 jam. Sebanyak 33 personil siaga di Posko Utama Tanah Ampo, 33 personil di Pos Aju Rendang, 53 personil di Pos Aju Selat, 31 personil di Pos Aju Les, dan 13 personil di Pos Aju Jasri.

Basarnas Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar yang diperkuat 36 personil juga mendapatkan dukungan 20 personil dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Surabaya.

Peringatan serupa disampaikan Kepala PVMBG, Kasbani. Menurut dia, lahar hujan sangat mungkin terjadi mengingat akhir-akhir ini curah hujan cukup tinggi di wilayah Karangasem.

Sementara Kasubid Mitigasi Bencana Gunung Api Wilayah Timur PVMBG, Devy Kemal Syahbana, mengatakan abu vulkanik yang disemburkan Gunung Agung masih tergolong tipis.

Berdasarkan data PVMBG pada Jumat (8/12/2017) pukul 00.00 hingga 06.00 WITA, terekam adanya gempa embusan delapan kali, gempa frekuensi rendah enam kali, tektonik jauh tiga kali, dan tremor menerus (microtremor) terekam dengan amplitudo 1 – 2 mm (dominan 1 mm).

Kegempaan yang tercatat pada periode berikutnya, pukul 06.00 hingga 12.00 WITA,  terjadi embusan sepuluh kali, gempa frekuensi rendah tujuh kali, vulkanik dalam dua kali, dan tremor menerus. Pada pukul 07.59 WITA, terjadi erupsi dengan ketinggian 2.100 meter dari atas puncak kawah. Asap kelabu dan putih bercampur abu bertekanan sedang condong ke arah barat. (Dsd/Mkf/Sir)