Setyo Wasisto: Di Perbakin, Penembak Gedung DPR Bisa Dimaafkan Kalau Tak Sengaja

oleh
Kadiv Humas Pori Irjen. Pol. Setyo Wasisto. (Ist)
banner 300250

Jakarta, suarabali.com – Kadiv Humas Mabes Polri yang juga Ketua Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin) DKI Jakarta Irjen Pol. Setyo Wasisto menilai tidak ada unsur kesengajaan dalam kasus peluru nyasar yang ditembakkan anggota Perbakin Tangerang Selatan (Tangsel) berinisial I.

“Kalau melihat sudut tembakan, saya kira tidak ada lah (unsur kesengajaan). Kalau dari lapangan tembak ya. Kalau dari lapangan tembak, masa kita sengaja nembak ke sana (DPR), kan nggak mungkin,” kata Setyo kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (16/10/2018).

Meski demikian, Setyo menyerahkan penanganan perkara tersebut ke Polda Metro Jaya. “Saya serahkan ke penyidik di Polda Metro Jaya. Kalau dari segi organisasi, kebetulan bukan anggota saya, itu anggota Perbakin Banten,” sambung dia.

Terkait aturan di organisasi Perbakin, Setyo menjelaskan ada peluang tindakan I dimaafkan jika terbukti tembakan nyasar itu tak disengaja.

“Kita ada aturan-aturannya. Kalau itu sengaja, ya pasti kena hukuman organisasi. Tapi, kalau tidak sengaja, ya masih bisa dimaafkan,” ujar Setyo.

Setyo mengatakan saat ini kegiatan di Lapangan Tembak Senayan dihentikan sementara. “Sementara lapangan tembak kita hentikan dulu kegiatan. Saya sudah koordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk dihentikan sementara, sambil nanti kita benahi SOP dan kita tingkatkan pengamanan,” imbuh Setyo. (*)